Cara Petinju Top Dunia Cegah Penyusutan Otot saat Puasa Ramadan
Rabu, 25 Februari 2026 - 16:30 WIB
Secara ilmiah, kekhawatiran itu beralasan. Saat tubuh tidak mendapat asupan dalam waktu lama, proses pemecahan protein otot bisa meningkat, terutama jika latihan tetap dilakukan dengan intensitas tinggi tanpa penyesuaian nutrisi dan pemulihan. Namun, kehilangan otot bukan hal yang pasti terjadi selama strategi dijalankan dengan tepat.
Kunci utama menjaga massa otot terletak pada pola makan dan waktu konsumsi nutrisi. Asupan protein yang cukup saat berbuka (iftar) hingga sahur terbukti mampu mempertahankan massa otot, ditambah total kalori harian yang tidak terlalu rendah. Tubuh juga cenderung menggunakan lemak sebagai sumber energi saat puasa, sehingga otot tetap terlindungi.
Selain itu, penyesuaian jadwal latihan sangat krusial. Sesi berat dianjurkan dilakukan mendekati waktu berbuka atau setelah makan, saat tubuh sudah terhidrasi dan memiliki energi. Sementara latihan ringan seperti teknik, footwork, dan peregangan bisa dilakukan saat siang hari untuk menghindari risiko dehidrasi dan cedera.
Pendekatan ini juga selaras dengan pengalaman Aqib Fiaz yang menilai tubuh mampu beradaptasi dalam kondisi ekstrem.
“Tubuh kita adalah mesin bertahan hidup dan selalu menemukan cara untuk bertahan.”
Kunci utama menjaga massa otot terletak pada pola makan dan waktu konsumsi nutrisi. Asupan protein yang cukup saat berbuka (iftar) hingga sahur terbukti mampu mempertahankan massa otot, ditambah total kalori harian yang tidak terlalu rendah. Tubuh juga cenderung menggunakan lemak sebagai sumber energi saat puasa, sehingga otot tetap terlindungi.
Selain itu, penyesuaian jadwal latihan sangat krusial. Sesi berat dianjurkan dilakukan mendekati waktu berbuka atau setelah makan, saat tubuh sudah terhidrasi dan memiliki energi. Sementara latihan ringan seperti teknik, footwork, dan peregangan bisa dilakukan saat siang hari untuk menghindari risiko dehidrasi dan cedera.
Pendekatan ini juga selaras dengan pengalaman Aqib Fiaz yang menilai tubuh mampu beradaptasi dalam kondisi ekstrem.
“Tubuh kita adalah mesin bertahan hidup dan selalu menemukan cara untuk bertahan.”
Lihat Juga :