Atlet Panjat Tebing Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual ke Polisi
Kamis, 05 Maret 2026 - 07:50 WIB
"Beberapa atlet kami kemarin memutuskan untuk membuat pelaporan ke polisi. Atletnya yang lapor karena FPTI tidak bisa melapor )karena bukan korban langsung). Atlet membuat pelaporan, nanti akan dijelaskan secara lebih lengkap oleh pengacara pendamping dari para atlet," ujar Yenny dikutip dari keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
Langkah hukum tersebut menjadi bentuk keseriusan dalam menyikapi dugaan pelanggaran yang dinilai melampaui batas norma dan hukum. FPTI menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan di dalam organisasinya.
"Bagi kami, perlindungan terhadap atlet adalah prioritas utama. Semua orang yang berada dalam komunitas panjat tebing harus dijaga martabatnya, dijaga keamanannya, baik keamanan mental maupun keamanan fisiknya. Jadi, tidak ada toleransi sama sekali, zero tolerance," tegasnya.
Selain proses hukum, FPTI telah menerbitkan surat keputusan penonaktifan terhadap pelatih kepala yang menjadi terduga pelaku. Investigasi internal juga terus dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran dari sisi etik dan hukum.
Momentum ini disebut akan menjadi titik evaluasi menyeluruh bagi federasi. Yenny berkomitmen menghadirkan sistem safeguarding dan protokol whistleblower yang lebih profesional di lingkungan FPTI.
Langkah hukum tersebut menjadi bentuk keseriusan dalam menyikapi dugaan pelanggaran yang dinilai melampaui batas norma dan hukum. FPTI menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan di dalam organisasinya.
"Bagi kami, perlindungan terhadap atlet adalah prioritas utama. Semua orang yang berada dalam komunitas panjat tebing harus dijaga martabatnya, dijaga keamanannya, baik keamanan mental maupun keamanan fisiknya. Jadi, tidak ada toleransi sama sekali, zero tolerance," tegasnya.
Selain proses hukum, FPTI telah menerbitkan surat keputusan penonaktifan terhadap pelatih kepala yang menjadi terduga pelaku. Investigasi internal juga terus dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran dari sisi etik dan hukum.
Momentum ini disebut akan menjadi titik evaluasi menyeluruh bagi federasi. Yenny berkomitmen menghadirkan sistem safeguarding dan protokol whistleblower yang lebih profesional di lingkungan FPTI.
Lihat Juga :