IBF Cabut Status Perbutan Juara Dunia Jelang Duel Jai Opetaia vs Brandon Glanton
Senin, 09 Maret 2026 - 10:59 WIB
Baca juga: 10 Pertarungan Tinju Paling Laris dalam Sejarah, Mayweather Tak Tertandingi
Petinju berusia 29 tahun dengan rekor 29 kemenangan tanpa kalah (23 KO) itu sebenarnya masih berstatus juara IBF. Namun dengan dicabutnya sanksi organisasi tersebut, Opetaia berpotensi kehilangan sabuk juaranya bahkan sebelum naik ring.
Menurut aturan IBF, seorang juara yang bertanding dalam laga yang tidak disetujui organisasi bisa langsung kehilangan gelarnya. Artinya, sabuk juara dapat dinyatakan kosong terlepas dari hasil pertandingan.
Situasi ini muncul karena pertarungan tersebut juga melibatkan gelar baru yang dibuat oleh promotor, yakni sabuk Zuffa Boxing. IBF sebelumnya menyetujui duel ini setelah kubu Opetaia meyakinkan bahwa sabuk tersebut hanya bersifat simbolis, bukan bagian dari unifikasi gelar.
Namun dalam perkembangannya, promotor tampak mempromosikan sabuk itu sebagai gelar penting, yang memicu ketegangan antara pihak promosi dan badan sanksi.
Petinju berusia 29 tahun dengan rekor 29 kemenangan tanpa kalah (23 KO) itu sebenarnya masih berstatus juara IBF. Namun dengan dicabutnya sanksi organisasi tersebut, Opetaia berpotensi kehilangan sabuk juaranya bahkan sebelum naik ring.
Menurut aturan IBF, seorang juara yang bertanding dalam laga yang tidak disetujui organisasi bisa langsung kehilangan gelarnya. Artinya, sabuk juara dapat dinyatakan kosong terlepas dari hasil pertandingan.
Situasi ini muncul karena pertarungan tersebut juga melibatkan gelar baru yang dibuat oleh promotor, yakni sabuk Zuffa Boxing. IBF sebelumnya menyetujui duel ini setelah kubu Opetaia meyakinkan bahwa sabuk tersebut hanya bersifat simbolis, bukan bagian dari unifikasi gelar.
Namun dalam perkembangannya, promotor tampak mempromosikan sabuk itu sebagai gelar penting, yang memicu ketegangan antara pihak promosi dan badan sanksi.
Lihat Juga :