Juney Hanafi Cetak Sejarah di Lintang Flores 2026
Sabtu, 09 Mei 2026 - 14:18 WIB
Sementara itu, kategori wanita dimenangkan oleh Charlotte Troost asal Belanda, yang juga merupakan juara Bentang Jawa, dengan catatan waktu 87 jam 48 menit.
Modal Kurma, Nasi Kuning, dan Tekad Baja
Di balik kemenangannya, Juney membagikan kisah perjuangan yang sangat manusiawi. Ia mengaku sempat kewalahan menghadapi tanjakan bertubi-tubi di Pulau Bunga ini.
"Rutenya luar biasa—naik turun gunung dan pantai ratusan kali. Di kilometer 800 ke atas, saya bahkan sempat mendorong sepeda karena gear saya kurang mumpuni untuk tanjakan ekstrem tersebut," kenang Juney dalam keterangan pers, Sabtu (9/5/2026).
Menariknya, Juney membuktikan bahwa ultra cycling bukan hanya soal alat mahal. Bermodalkan sepeda dengan setelan sederhana serta asupan lokal berupa kurma dan nasi kuning, ia berhasil melintasi pulau. Perjuangannya bahkan dimulai sebelum balapan; ia bersepeda dari Malang ke Surabaya, lalu menyambung perjalanan laut selama 30 jam menuju Labuan Bajo.
Modal Kurma, Nasi Kuning, dan Tekad Baja
Di balik kemenangannya, Juney membagikan kisah perjuangan yang sangat manusiawi. Ia mengaku sempat kewalahan menghadapi tanjakan bertubi-tubi di Pulau Bunga ini.
"Rutenya luar biasa—naik turun gunung dan pantai ratusan kali. Di kilometer 800 ke atas, saya bahkan sempat mendorong sepeda karena gear saya kurang mumpuni untuk tanjakan ekstrem tersebut," kenang Juney dalam keterangan pers, Sabtu (9/5/2026).
Menariknya, Juney membuktikan bahwa ultra cycling bukan hanya soal alat mahal. Bermodalkan sepeda dengan setelan sederhana serta asupan lokal berupa kurma dan nasi kuning, ia berhasil melintasi pulau. Perjuangannya bahkan dimulai sebelum balapan; ia bersepeda dari Malang ke Surabaya, lalu menyambung perjalanan laut selama 30 jam menuju Labuan Bajo.
Lihat Juga :