Juney Hanafi Cetak Sejarah di Lintang Flores 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 - 14:18 WIB
Penggagas Lintang Flores, Renaldus Iwan Sumarta, menyatakan kebanggaannya atas dominasi podium oleh talenta lokal tahun ini. Namun baginya, Lintang Flores bukan sekadar soal siapa yang tercepat sampai di garis finis.

"Tahun ini istimewa karena podium dikuasai pesepeda Indonesia. Namun lebih dari itu, ajang ini adalah bukti keteguhan hati. Alam Flores dengan cuaca ekstrem adalah ujian bagi tekad manusia," ujar Iwan.

Lintang Flores 2026 juga membawa misi sosial yang menyentuh. Tahun ini, penyelenggara bersama para peserta menggalang donasi untuk renovasi ruang kelas di SMAK St. Yosef Freinademetz Mukusaki, Ende, yang rusak akibat bencana longsor serta peningkatan kesadaran akan pentingnya fasilitas pendidikan di pelosok Flores melalui kampanye media sosial para peserta.

Dengan berakhirnya edisi ketiga ini, Lintang Flores semakin mengukuhkan posisinya sebagai ajang yang memadukan kekuatan fisik, keindahan alam, dan solidaritas sosial bagi sesama.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!