Superkomputer Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Inggris dan Argentina Rival Terberat
Selasa, 02 Juni 2026 - 06:10 WIB
Opta juga melihat jalur Spanyol menuju fase gugur relatif lebih ringan. Mereka diprediksi memuncaki Grup H yang dihuni Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Dalam simulasi, Spanyol lolos sebagai juara grup pada 75,3 persen percobaan dan menjadi satu-satunya negara yang memiliki peluang lebih dari 50 persen mencapai perempat final.
Meski demikian, jalan menuju trofi dipastikan tidak mudah. Prancis tetap dianggap ancaman besar berkat kedalaman skuad dan ketajaman Kylian Mbappe. Tim asuhan Didier Deschamps bahkan disebut punya mental turnamen terbaik setelah mencapai final pada dua edisi terakhir Piala Dunia. Menariknya, turnamen 2026 diprediksi menjadi penampilan terakhir Deschamps sebagai pelatih Les Bleus.
Inggris juga kembali masuk lingkaran favorit. Era Thomas Tuchel membuat The Three Lions tampil lebih solid, terutama di fase kualifikasi yang disapu bersih dengan delapan kemenangan dan tanpa kebobolan. Harry Kane datang dengan performa luar biasa usai mencetak lebih dari 60 gol di level klub, sementara Jude Bellingham dan Declan Rice disebut menjadi fondasi lini tengah yang matang dan agresif.
Sementara itu, Argentina tetap dipandang berbahaya karena faktor Lionel Messi. Meski sudah berusia 38 tahun, sang kapten masih menjadi pusat permainan Albiceleste. Opta menilai Argentina punya peluang besar kembali melaju jauh karena berada di grup yang relatif aman bersama Austria, Aljazair, dan Yordania. Namun mempertahankan gelar dinilai menjadi tantangan berat karena tidak ada negara yang sukses back-to-back juara sejak Brasil pada 1962.
Meski demikian, jalan menuju trofi dipastikan tidak mudah. Prancis tetap dianggap ancaman besar berkat kedalaman skuad dan ketajaman Kylian Mbappe. Tim asuhan Didier Deschamps bahkan disebut punya mental turnamen terbaik setelah mencapai final pada dua edisi terakhir Piala Dunia. Menariknya, turnamen 2026 diprediksi menjadi penampilan terakhir Deschamps sebagai pelatih Les Bleus.
Inggris juga kembali masuk lingkaran favorit. Era Thomas Tuchel membuat The Three Lions tampil lebih solid, terutama di fase kualifikasi yang disapu bersih dengan delapan kemenangan dan tanpa kebobolan. Harry Kane datang dengan performa luar biasa usai mencetak lebih dari 60 gol di level klub, sementara Jude Bellingham dan Declan Rice disebut menjadi fondasi lini tengah yang matang dan agresif.
Sementara itu, Argentina tetap dipandang berbahaya karena faktor Lionel Messi. Meski sudah berusia 38 tahun, sang kapten masih menjadi pusat permainan Albiceleste. Opta menilai Argentina punya peluang besar kembali melaju jauh karena berada di grup yang relatif aman bersama Austria, Aljazair, dan Yordania. Namun mempertahankan gelar dinilai menjadi tantangan berat karena tidak ada negara yang sukses back-to-back juara sejak Brasil pada 1962.
Lihat Juga :