FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
Kamis, 09 Juli 2026 - 15:52 WIB
FIFA kemudian menjelaskan alasan gol kedua Mesir yang dicetak Ziko pada menit ke-58 dianulir. Dalam proses serangan, VAR menemukan Marwan Attia menginjak kaki Lisandro Martinez sebelum bola mengarah ke area Argentina. Meski pelanggaran itu terjadi jauh dari gawang, Collina menyatakan VAR tetap berhak merekomendasikan peninjauan ulang apabila pelanggaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian serangan sebelum gol tercipta.
“Setelah setiap gol, VAR memeriksa fase penguasaan bola dalam serangan. Tidak ada batas pasti mengenai jarak maupun waktu antara sebuah pelanggaran dan gol. Jika terdapat pelanggaran yang berdampak pada proses terciptanya gol, VAR dapat merekomendasikan pemeriksaan di lapangan.”
Menurut Collina, menginjak kaki lawan merupakan pelanggaran sehingga keputusan membatalkan gol Ziko dinilai tepat. FIFA juga menyatakan wasit François Letexier dan VAR telah memeriksa insiden antara Mohamed Salah dengan Julian Alvarez pada menit-menit akhir pertandingan.
Dalam penjelasan FIFA, Alvarez disebut lebih dulu menyentuh bola sebelum terjadi kontak normal dalam duel dengan Salah. Karena tidak ditemukan pelanggaran, wasit tidak memberikan penalti kepada Mesir dan VAR tidak merekomendasikan pemeriksaan tambahan. Setelah insiden itu, Argentina melancarkan serangan balik yang berujung pada gol kemenangan Enzo Fernandez.
Collina mengakui keputusan wasit dalam sepak bola tetap memiliki unsur subjektivitas. Namun, ia menilai penerapan prinsip VAR sepanjang Piala Dunia 2026 telah berjalan sesuai aturan. Argentina kini akan menghadapi Swiss pada perempat final, sedangkan Mesir harus mengakhiri perjalanan mereka setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
“Setelah setiap gol, VAR memeriksa fase penguasaan bola dalam serangan. Tidak ada batas pasti mengenai jarak maupun waktu antara sebuah pelanggaran dan gol. Jika terdapat pelanggaran yang berdampak pada proses terciptanya gol, VAR dapat merekomendasikan pemeriksaan di lapangan.”
Menurut Collina, menginjak kaki lawan merupakan pelanggaran sehingga keputusan membatalkan gol Ziko dinilai tepat. FIFA juga menyatakan wasit François Letexier dan VAR telah memeriksa insiden antara Mohamed Salah dengan Julian Alvarez pada menit-menit akhir pertandingan.
Dalam penjelasan FIFA, Alvarez disebut lebih dulu menyentuh bola sebelum terjadi kontak normal dalam duel dengan Salah. Karena tidak ditemukan pelanggaran, wasit tidak memberikan penalti kepada Mesir dan VAR tidak merekomendasikan pemeriksaan tambahan. Setelah insiden itu, Argentina melancarkan serangan balik yang berujung pada gol kemenangan Enzo Fernandez.
Collina mengakui keputusan wasit dalam sepak bola tetap memiliki unsur subjektivitas. Namun, ia menilai penerapan prinsip VAR sepanjang Piala Dunia 2026 telah berjalan sesuai aturan. Argentina kini akan menghadapi Swiss pada perempat final, sedangkan Mesir harus mengakhiri perjalanan mereka setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
(sto)
Lihat Juga :