Ketika Messi Tuding Pertandingan Sudah Diatur, Kini Argentina Diterpa Tuduhan Serupa

Jum'at, 10 Juli 2026 - 14:47 WIB
Pernyataan tersebut keluar ketika Argentina masih mengalami periode panjang tanpa gelar besar di level internasional. Brasil kemudian menjadi juara Copa America 2019 setelah mengalahkan Peru pada partai final. Sejumlah pihak kala itu menilai kemarahan Messi dipengaruhi kekecewaan Argentina yang kembali gagal merebut trofi.

CONMEBOL merespons kritik tersebut dengan menegaskan bahwa tuduhan tanpa dasar tidak dapat dibenarkan. Dalam pernyataan resminya, badan sepak bola Amerika Selatan itu menyebut tudingan mengenai keberpihakan telah mempertanyakan integritas Copa America, para pemain, serta ratusan profesional yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Messi kemudian berhasil mengubah catatan karier internasionalnya. Ia membawa Argentina menjuarai Copa America 2021, mempertahankan gelar pada Copa America 2024, serta mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar. Meski demikian, ucapan kerasnya pada 2019 kini kembali muncul sebagai bahan perdebatan setelah Argentina menjadi sasaran tuduhan serupa di Piala Dunia 2026.

Argentina selanjutnya akan menghadapi Swiss pada perempat final. Setiap keputusan wasit dalam pertandingan tersebut dipastikan akan kembali berada di bawah perhatian besar, terutama setelah rangkaian kontroversi yang menyertai perjalanan Messi dan rekan-rekannya di turnamen ini.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!