Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
Selasa, 14 Juli 2026 - 10:48 WIB
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Cubarsi. Bek Barcelona berusia 19 tahun itu menegaskan bahwa seluruh pemain yang membela Timnas Prancis adalah warga negara Prancis, sehingga warna kulit tidak boleh dijadikan tolok ukur identitas seseorang.
"Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, maka pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, apa pun warna kulit mereka. Kita harus bersikap toleran kepada semua orang," kata Cubarsi.
"Warna kulit tidaklah penting karena kita semua adalah manusia dan semuanya pantas mendapatkan rasa hormat."
Pernyataan Cubarsi mendapat apresiasi karena dinilai menunjukkan sikap sportif sekaligus menolak segala bentuk diskriminasi menjelang laga besar Piala Dunia.
Kecaman juga datang dari Perdana Menteri Spanyol saat ini, Pedro Sanchez. Ia menilai identitas sebuah bangsa tidak ditentukan oleh nama keluarga, tempat lahir, ataupun warna kulit seseorang.
"Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, maka pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, apa pun warna kulit mereka. Kita harus bersikap toleran kepada semua orang," kata Cubarsi.
"Warna kulit tidaklah penting karena kita semua adalah manusia dan semuanya pantas mendapatkan rasa hormat."
Pernyataan Cubarsi mendapat apresiasi karena dinilai menunjukkan sikap sportif sekaligus menolak segala bentuk diskriminasi menjelang laga besar Piala Dunia.
Kecaman juga datang dari Perdana Menteri Spanyol saat ini, Pedro Sanchez. Ia menilai identitas sebuah bangsa tidak ditentukan oleh nama keluarga, tempat lahir, ataupun warna kulit seseorang.
Lihat Juga :