FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:19 WIB
Tim integritas tersebut melibatkan banyak organisasi internasional, mulai dari AFC, CAF, Concacaf, CONMEBOL, UEFA, OFC, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, hingga FBI, INTERPOL, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), Sportradar, International Betting Integrity Association (IBIA), Genius Sports, Departemen Kehakiman Amerika Serikat, serta sejumlah pakar independen.

Senior Integrity Manager FIFA, Liam Rich, menyebut kerja sama tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kredibilitas turnamen.

"FIFA Integrity Task Force memberikan kerangka kerja yang kuat selama Piala Dunia 2026 untuk berbagi informasi intelijen, menilai potensi ancaman, dan mengoordinasikan respons secara tepat waktu."

"Kami berterima kasih kepada seluruh anggota Task Force atas keahlian dan komitmen mereka selama kompetisi berlangsung. Kami berharap dapat melanjutkan kolaborasi ini pada turnamen FIFA berikutnya."

Meski isu dugaan keberpihakan wasit sempat menjadi perdebatan panjang, FIFA menegaskan hasil evaluasi tidak menemukan bukti yang mengarah pada pengaturan pertandingan.

Di sisi lain, federasi masih melanjutkan penyelidikan terpisah terkait kericuhan yang melibatkan sejumlah pemain dan staf Argentina seusai kekalahan 0-1 dari Spanyol pada final di Stadion New York New Jersey. Investigasi tersebut berfokus pada dugaan pelanggaran disiplin pascalaga dan tidak berkaitan dengan integritas pertandingan.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!