906 Atlet dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:31 WIB
"Alhamdulillah hasil tahun ini melampaui ekspektasi karena kami mampu bersaing dengan kontingen-kontingen kuat dari Pulau Jawa dan membawa pulang lebih banyak medali dibanding tahun lalu. Terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Kejurnas Junior di venue yang sangat baik. Menurut saya, ini merupakan salah satu lokasi terbaik untuk kejuaraan panahan nasional. Fasilitasnya lengkap dan kondisi anginnya sangat menantang sehingga memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi atlet. Kejuaraan seperti ini juga penting untuk menjaga pembinaan atlet secara berjenjang dari U10 hingga U18 agar bibit-bibit pemanah Indonesia dapat terus dipersiapkan menuju level yang lebih tinggi, termasuk Pelatnas dan kejuaraan internasional," ujar Budi.

Semangat serupa juga datang dari kontingen Kalimantan Timur. Salah satu atletnya, Khairunnisa, tampil gemilang dengan meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu di divisi Compound U-15 Putri. Pada final nomor individu, pemanah berusia 14 tahun itu mengalahkan Rania Shafiyyah Hannha dari Bengkulu dengan skor 140-134.

Prestasi tersebut lahir dari latihan yang konsisten serta dukungan penuh kedua orang tuanya. Khairunnisa mengaku sempat ragu mengikuti Kejurnas karena terkendala biaya, namun akhirnya mantap berangkat berkat dorongan keluarganya.

“Aku bersyukur orang tua mendukung penuh dan meyakinkan untuk tampil percaya diri meraih medali emas. Pengalaman bertanding di MilkLife Archery Kejurnas Junior 2026 juga menyenangkan karena aku bisa bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah. Meski tantangan anginnya cukup berat, aku harus tenang dan fokus. Karena olahraga panahan bukan hanya teknik yang penting, tetapi juga mental," bilang Khairunnisa.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!