906 Atlet dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:31 WIB
“Dengan adanya MilkLife Soccer Challenge untuk level pelajar SD dan MI serta Kejurnas Junior, kami berupaya membangun fondasi pembinaan panahan berjenjang yang diharapkan dapat menemukan bibit-bibit berkualitas, sehingga cabor ini dapat berbicara banyak di level internasional. Semoga kita dapat melahirkan srikandi-srikandi baru seperti era Tiga Srikandi yang pernah meraih medali perak di Olimpiade Seoul, 38 tahun lalu,” ujar Vera.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kejurnas mempertandingkan tiga divisi, yakni Nasional untuk kategori U-10, U-13, U-15, dan U-18, serta divisi Recurve dan Compound yang masing-masing diikuti kelompok usia U-13, U-15, dan U-18. Seluruh peserta lebih dulu menjalani babak kualifikasi untuk menentukan peringkat sebagai dasar penyusunan bagan eliminasi sebelum bertarung secara head-to-head hingga partai final.

Sistem pertandingan juga disesuaikan dengan masing-masing divisi. Pada divisi Nasional dan Recurve digunakan sistem set point, di mana pemanah mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga seri untuk melaju ke babak berikutnya. Sementara di divisi Compound, pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi skor tertinggi dari lima seri di setiap babak.

Salah satu kontingen yang tampil penuh semangat adalah Kepulauan Riau (Kepri), yang mengirimkan 55 atlet di kategori U-10, U-13, U-15, dan U-18 pada seluruh divisi yang dipertandingkan. Alih-alih memasang target tinggi, kontingen Bumi Segantang Lada lebih memprioritaskan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Pelatih panahan Kepri, Budi Darmawan Tanjung, mengaku puas dengan pencapaian anak asuhnya yang mampu melampaui hasil tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!