Keganasan Alam Melahirkan Juara Dunia Baru Sepeda Gunung

Selasa, 13 Oktober 2020 - 00:28 WIB
Sang juara dunia baru downhill putri Camille Balanche relatif baru di nomer ini. Dia baru tiga tahun terakhir menekuni olahraga ekstrim. Sebelumnya ia menggeluti olahraga hoki. Kunci suksesnya adalah taktik yang berbeda dengan juara bertahan Myriam Nicole maupun kandidat juara lainnya Tahnee Seagrave. Jika dua pembalap favorit juara itu menggeber sepeda di hutan berlumpur, Balanche mengendalikan sepedanya dengan sangat hati-hati. Alhasil, ia menjadi pembalap pertama yang sukses melalui turunan becek dan berakar tanpa jatuh. Keberhasilan itu mengantarkannya menyentuh garis finis lebih cepat tiga detik dari Nicole. Ia pun berhak mengenakan jersi pelangi, simbol juara dunia.

Di nomor downhill putra, Reece Wilson, menggunakan taktik serupa dengan Balanche. Ia melintasi hutan berlumpur dengan sangat berhati-hati agar tak terjungkal. Sukses melalui medan terberat ia lantas tinggal menjaga kedua kakinya agar tetap menempel di pedal untuk melaju ke garis finis. Taktik ini membuatnya unggul tujuh detik dari saingan terdekatnya, Jack Moir dari Australia.

Lantas kemana larinya para jawara downhill dunia? Mantan juara dunia Aaron Gwin hanya menduduki posisi 26, Danny Hart si jagoan medan licin, juga pembalap senior Troy Brosnan gagal menaklukkan bagian terberat dari lintasan di Leogang. Juara bertahan tiga kali berturut-turut Loic Bruni sami mawon. Ia juga tak kuasa menjaga keseimbangan di lintasan berlumpur itu. Mengetahui tak satu pun pembalap yang bisa melampaui catatan waktunya, Wilson baru sadar dirinya telah menjadi juara dunia baru. Ia tak dapat menahan emosinya. “Saya tak percaya, meski saya telah berjuang keras untuk ini,” sahutnya seperti dikutip Red Bull.
(rza)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!