Seri Krusial Dovizioso di MotoGP Aragon

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 13:35 WIB
GP Aragon akan menjadi satu dari lima seri tersisa musim ini. Apabila Dovizioso ingin mempersembahkan gelar juara dunia bagi Ducati di tahun terakhirnya itu, rider asal Italia tersebut harus bisa maksimal pada setiap balapan tanpa boleh melakukan kesalahan sedikit pun.

Namun, Dovizioso menyadari persaingan tanpa Marquez ternyata lebih rumit. Sebab, ada beberapa pembalap yang masih berpeluang untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020. Kondisi itu yang membuatnya harus berjuang ekstrakeras dan tak boleh melakukan kesalahan pada sisa balapan di musim ini. (Baca juga: Pendidikan Guru Penggerak Diikuti 2.800 Guru)

Saat ini Dovizioso berada di posisi tiga klasemen dengan mengumpulkan 97 poin. Dia masih tertinggal 18 angka dari rider Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo yang berada di posisi puncak, dan 8 angka dari Joan Mir dari Suzuki Ecstar. Bahkan, pembalap berusia 34 tahun ini juga tak boleh lengah karena ada Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang berada di belakangnya dengan selisih satu poin. Dengan begitu, Dovizioso akan berusaha habis-habisan di lima balapan terakhir.

"Kejuaraan memperebutkan juara dunia masih sangat terbuka, dan kami harus terus bekerja balapan demi balapan untuk mencoba mencapai tujuan terakhir kami," paparnya.

Sementara itu, Petrucci juga merasa begitu percaya diri menatap seri di GP Aragon mendatang. Rider asal Italia itu akan memanfaatkan catatan positif saat menjadi yang terbaik di Sirkuit Le Mans lalu, untuk menjalani balapan nanti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!