Ini yang Bikin Fans Madrid Termehek-mehek Pada Zidane Jelang El Clasico
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 04:04 WIB
Memang, kekalahan beruntun melawan Cadiz 0-1 di La Liga, Sabtu (17/10/2020) dan Shakhtar Donetsk 2-3 Rabu (21/10/2020) di Liga Champions, telah menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran soal performa Los Blancos. Tapi, Zidane fokus.
Zidane sudah sembilan kali menghadapi Barcelona sebagai pelatih dan kalah dua kali, keduanya di Estadio Santiago Bernabeu. Rekor empat kemenangan dan tiga imbang di Camp Nou, membuatnya menjadi seseorang yang tidak dinantikan tim Catalan di markasnya. (Baca juga: Empat Kandidat Golden Boy Bakal Ramaikan Perang El Clasico ).
El Clasico pertamanya adalah yang tak terlupakan di Camp Nou pada 2 April 2016 mengakhiri rekor 39 pertandingan Barcelona dan membalas kekalahan 0-4 yang diderita Pelatih Rafael Benitez di pertandingan sebelumnya antara Madrid vs Barca d Bernabeu.
Los Blancos mengalami penurunan setelah Sergio Ramos dilarang tampil, tetapi Cristiano Ronaldo siap mencetak gol kemenangan dan memberi tim kepercayaan diri baru yang membawa mereka memenangkan Liga Champions musim itu.
Pada 3 Desember tahun itu, Sergio Ramos mencetak gol di menit terakhir untuk membatalkan gol pembuka Luis Suarez untuk melihat hasil imbang. Poin itu memungkinkan Madrid mempertahankan keunggulan enam angka atas penantang gelar mereka.
Zidane sudah sembilan kali menghadapi Barcelona sebagai pelatih dan kalah dua kali, keduanya di Estadio Santiago Bernabeu. Rekor empat kemenangan dan tiga imbang di Camp Nou, membuatnya menjadi seseorang yang tidak dinantikan tim Catalan di markasnya. (Baca juga: Empat Kandidat Golden Boy Bakal Ramaikan Perang El Clasico ).
El Clasico pertamanya adalah yang tak terlupakan di Camp Nou pada 2 April 2016 mengakhiri rekor 39 pertandingan Barcelona dan membalas kekalahan 0-4 yang diderita Pelatih Rafael Benitez di pertandingan sebelumnya antara Madrid vs Barca d Bernabeu.
Los Blancos mengalami penurunan setelah Sergio Ramos dilarang tampil, tetapi Cristiano Ronaldo siap mencetak gol kemenangan dan memberi tim kepercayaan diri baru yang membawa mereka memenangkan Liga Champions musim itu.
Pada 3 Desember tahun itu, Sergio Ramos mencetak gol di menit terakhir untuk membatalkan gol pembuka Luis Suarez untuk melihat hasil imbang. Poin itu memungkinkan Madrid mempertahankan keunggulan enam angka atas penantang gelar mereka.
Lihat Juga :