Hubungan Rusak, Ini Cara Rakitic Bikin Tekor Barcelona
Jum'at, 08 Mei 2020 - 01:04 WIB
Desember 2019, juga ada tawaran dari Italia senilai 40 juta euro (Rp654 miliar). Juventus adalah klub yang paling ingin memboyong pemain kelahiran Rheinfelden, Swiss, 10 Maret 1988, itu, meski Barcelona meyakini itu tidak pernah menjadi pilihannya.
Satu-satunya keinginan Rakitic adalah kembali ke Sevilla. Dia ingin kembali ke Sanchez Pizjuan karena punya rumah di sana dan istrinya dari sana. Tapi Sevilla tidak mau membayar biaya transfer yang dibanderol Barcelona.
Hubungan Barca dan Rakitic sudah tidak harmonis, dan keputusan menerima tawaran untuk pergi ada di tangan sang pemain. Jadi, saat ini, kemungkinan Rakitic akan coba bertahan di Camp Nou sampai kontraknya habis tahun depan, dan pergi secara gratis musim panas mendatang.
Saat itulah, pada bulan Januari musim depan, dia dapat bernegosiasi secara bebas dengan klub mana pun. Semakin sedikit Sevilla mengeluarkan biaya (mereka berharap tidak mengeluarkan sepeser pun), semakin mereka dapat menawarkan Rakitic. Sepertinya sesuai dengan komentar Rakitic baru-baru ini: "Saya akan memutuskan masa depan saya sendiri. Saya tak ingin diperlakukan seperti sekarung kentang."
Satu-satunya keinginan Rakitic adalah kembali ke Sevilla. Dia ingin kembali ke Sanchez Pizjuan karena punya rumah di sana dan istrinya dari sana. Tapi Sevilla tidak mau membayar biaya transfer yang dibanderol Barcelona.
Hubungan Barca dan Rakitic sudah tidak harmonis, dan keputusan menerima tawaran untuk pergi ada di tangan sang pemain. Jadi, saat ini, kemungkinan Rakitic akan coba bertahan di Camp Nou sampai kontraknya habis tahun depan, dan pergi secara gratis musim panas mendatang.
Saat itulah, pada bulan Januari musim depan, dia dapat bernegosiasi secara bebas dengan klub mana pun. Semakin sedikit Sevilla mengeluarkan biaya (mereka berharap tidak mengeluarkan sepeser pun), semakin mereka dapat menawarkan Rakitic. Sepertinya sesuai dengan komentar Rakitic baru-baru ini: "Saya akan memutuskan masa depan saya sendiri. Saya tak ingin diperlakukan seperti sekarung kentang."
(sha)
Lihat Juga :