Cedera Paksa Marco Van Basten Harus Merangkak ke Kamar Mandi
Jum'at, 06 November 2020 - 01:05 WIB
“Saat itu tengah malam tahun 1994. Saya ingat harus merangkak dari tempat tidur ke kamar mandi. Saya menghitung detik yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses merangkak itu sambil mengalihkan perhatian dari rasa sakit,” ujar van Basten dikutip dari Marca. (Baca juga : Frank de Boer Penerus Ronald Koeman di Timnas Belanda )
“Bagi saya, ambang pintu menjadi area yang paling buruk. Sebab saya harus melewatinya tanpa membuat pergelangan kaki terbentur. Sentuhan sekecil apapun membuat saya menggigit bibir agar tidak berteriak. Saya tidak pernah merangkak lebih cepat dari 120 detik,” tuturnya.
Sepanjang karier, van Basten meraih banyak kesuksesan. Sejarah mencatat, dia membawa Ajax Amsterdam juara Piala Winners 1987. Kemudian ada dua trofi Liga Champions yang dipersembahkannya untuk AC Milan periode 1989 dan 1990.
Kehebatannya juga diperlihatkan di Timnas Belanda . Van Basten turut membawa negaranya menjuarai Euro 1988. Berkat prestasi gemilangnya, dia dianugerahi Ballon d'Or pada 1988, 1989, dan 1992.
Tapi di balik itu, van Basten sering menahan sakit ketika bermain. Hal tersebut mulai dirasakannya pada 1986. (Lihat juga : Seleksi Tim Garuda Select, 39 Pemain Bersaing Tiket ke Inggris )
Lihat Juga :