Tim Pertronas Yamaha Berharap Bangkit di Valencia
Jum'at, 13 November 2020 - 13:36 WIB
Bos tim Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, berharap Quartararo dan Morbidelli bakal bangkit dan meraih hasil terbaik saat balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (15/11) ini. Sebab, kedua rider-nya sama-sama mengalami balapan yang kurang beruntung kala melakoni Eropa 2020, akhir pekan lalu.
Quartararo harus menelan hasil buruk usai hanya bisa finis di urutan ke-14 dalam balapan tersebut. Nasib serupa juga dialami rekan Morbidelli. Rider asal Italia itu sempat tercecer dan finis di posisi ke-11. Bahkan, hasil itu tampaknya membuat Morbidelli harus mundur dari persaingan perebutan gelar juara dunia. (Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rumah Tangga Diganggu Setan Dasim)
Padahal, rider asal Italia itu sempat memiliki kesempatan menjadi pesaing Mir di sisa musim ini. Razali menegaskan timnya tak mau menyerah begitu saja meski kini dalam tren yang kurang baik. Meski mengaku kecewa, dia optimistis duo rider-nya mampu bangkit pada balapan berikutnya di sirkuit yang sama.
"Ini menjadi akhir pekan yang sangat sulit. Walaupun kami kalah dalam perburuan gelar bersama Fabio dan Franco, kami masih percaya diri dan siap memberikan yang terbaik dalam dua balapan terakhir," kata Razali, dilansir laman resmi Sepang Racing Team.
Dia menambahkan bahwa hasil balapan pertama di Valencia, bisa menjadi bahan evaluasi sebelum kembali balapan di Ricardo Tormo. Dengan dua rider-nya yang tidak mampu menembus posisi 10 besar, dia pun menyadari bahwa motor timnya memiliki banyak masalah di atas lintasan. (Baca juga: Manfaat Produk Herbal untuk Ibu Hamil dan Menyusui)
Karena itu, pembalap Malaysia ini akan berusaha meningkatkan kedua rider-nya agar bisa kembali naik ke podium, khususnya Quartararo yang terakhir kali bisa berada di posisi tiga besar saat merebut kemenangan GP Catalunya, 27 September lalu.
Quartararo harus menelan hasil buruk usai hanya bisa finis di urutan ke-14 dalam balapan tersebut. Nasib serupa juga dialami rekan Morbidelli. Rider asal Italia itu sempat tercecer dan finis di posisi ke-11. Bahkan, hasil itu tampaknya membuat Morbidelli harus mundur dari persaingan perebutan gelar juara dunia. (Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rumah Tangga Diganggu Setan Dasim)
Padahal, rider asal Italia itu sempat memiliki kesempatan menjadi pesaing Mir di sisa musim ini. Razali menegaskan timnya tak mau menyerah begitu saja meski kini dalam tren yang kurang baik. Meski mengaku kecewa, dia optimistis duo rider-nya mampu bangkit pada balapan berikutnya di sirkuit yang sama.
"Ini menjadi akhir pekan yang sangat sulit. Walaupun kami kalah dalam perburuan gelar bersama Fabio dan Franco, kami masih percaya diri dan siap memberikan yang terbaik dalam dua balapan terakhir," kata Razali, dilansir laman resmi Sepang Racing Team.
Dia menambahkan bahwa hasil balapan pertama di Valencia, bisa menjadi bahan evaluasi sebelum kembali balapan di Ricardo Tormo. Dengan dua rider-nya yang tidak mampu menembus posisi 10 besar, dia pun menyadari bahwa motor timnya memiliki banyak masalah di atas lintasan. (Baca juga: Manfaat Produk Herbal untuk Ibu Hamil dan Menyusui)
Karena itu, pembalap Malaysia ini akan berusaha meningkatkan kedua rider-nya agar bisa kembali naik ke podium, khususnya Quartararo yang terakhir kali bisa berada di posisi tiga besar saat merebut kemenangan GP Catalunya, 27 September lalu.
Lihat Juga :