MotoGP Portimao Bakal Banjir Air Mata

Jum'at, 20 November 2020 - 16:03 WIB
Banyak yang mengira bahwa dia tidak akan pernah tampil lebih buruk dari Ducati (2011-2012) di mana masing-masing musim meraup 139 dan 136 poin. Namun harus juga diperhatikan bahwa MotoGP musim 2020 hanya menampilkan 14 balapan, semuanya di Eropa.

Artinya, rapor merah akan tercipta di seri pemungkas MotoGP di Portimao mengingat ini pertama kalinya, Rossi menutup musim di bawah 100 poin. Dengan kata lain, salam perpisahaan The Doctor kurang begitu berkesan. (Baca juga: Perpisahan Rossi dengan Yamaha di MotoGP Portimao Bakal Hadirkan Rapor Merah )

Di paddock lain, Petrucci dan Dovizioso juga bakal mengucapkan salam perpisahaan dengan Ducati. Petrucci memutuskan untuk bergabung dengan tim KTM, sedangkan Dovizioso cuti di ajang MotoGP setelah tak menerima tawaran dari tim satelit maupun Pabrikan untuk menjalani balapan di tahun depan.

Balapan terakhir sebagai pembalap juga dirasakan Cal Crutchlow yang meninggalkan MotoGP setelah sepuluh musim di mana enam musim terakhir bersama Honda. Pembalap Inggris dari tim LCR mulai tahun depan akan mendedikasikan dirinya untuk peran sebagai pembalap penguji Yamaha. Sebuah kerugian besar terutama bagi Inggris Raya, yang kehilangan satu-satunya wakil di kelas utama.

Banjir air mata juga dirasakan Tito Rabat saat mengucapkan pada kru Avintia. Sebab, di tahun depan dia tidak akan balapan lagi di MotoGP. Kemungkinan dia bakal memilih karier di ajang Superbike.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!