Koeman Perlihatkan Harapan di Liga Champions
Selasa, 24 November 2020 - 12:35 WIB
Giliran Barca harus terbang NSK Olimpiyskiy, kandang Dynamo Kyiv. Pertandingan ini menjadi penting karena jika berhasil mendapatkan kemenangan atas wakil Ukraina tersebut, hampir bisa dipastikan Barca akan melenggang ke fase gugur. Setidaknya, mereka bisa berhitung di posisi runner-up.
Dengan tekanan setelah kekalahan 0-1 dari Atletico dan deret pemain yang cedera, Koeman dituntut harus bisa membuat komposisi tim terbaik. Absennya Gerrad Pique, Samuel Umtiti, Ronald Araujo, Ansu Fati, dan Osmane Dembele yang menepi karena cedera, jelas butuh kecerdikan sendiri dari Koeman. “Seperti pelatih mana pun, saya khawatir. Ada banyak pemain yang cedera akhir-akhir ini karena jadwal yang kami miliki," tandasnya. (Baca juga: Mendadak Nganggur, Kartu Prakerja Banyak Diburu Laki-laki)
Seperti dikutip situs UEFA, Dynamo dan Barca sudah bertemu 11 kali. Lima pertandingan terakhir di fase grup Liga Champions UEFA. Pada Pertemuan terakhir sebelum musim ini, Barcelona menang 2-0 di kandang dan 2-1 di Kyiv pada musim 2009/2010, Messi mencetak gol di kedua pertandingan.
Di sisi lain, Dynamo tercatat memenangkan tiga dari 11 pertandingan tersebut secara keseluruhan. Duel yang paling diingat adalah saat Liga Champions UEFA 1997/1998 ketika Dynamo menang 3-0 di kandang dan mengempaskan Barcelona di Camp Nou dengan skor 4-0. Andriy Shevchenko muncul ke permukaan dengan tiga gol yang dicetak.
Tuan rumah dalam posisi sulit karena banyak pemain harus absen meski baru saja memenangkan pertandingan melawan Inhulets dengan skor 2-0. Seperti dikutip situs digisport, Pelatih Mircea Lucescu bersiap kehilangan 15 pemainnya karena berbagi alasan. (Lihat videonya: Hati-hati Modus Penipuan Modifikasi ATM)
Ada lima pemain mengalami cedera seperti Nikita Burda, Oleksandr Tymchik, Vladimir Kostevich, Nazariy Rusin, dan Tomasz Kedziora. Sementara 10 pemain harus menjalani isolasi karena Covid-19. Mereka adalah Viktor Tsygankov, Sergiy Sidorchuk, Gerson Rodriguez, Alexander Sirota, Mikkel Duelund, Denis Popov, Ruslan Neshcheret, Bogdan Lednev, Artem Shabanov, dan Alexander Andrievsky. (Ma'ruf)
Dengan tekanan setelah kekalahan 0-1 dari Atletico dan deret pemain yang cedera, Koeman dituntut harus bisa membuat komposisi tim terbaik. Absennya Gerrad Pique, Samuel Umtiti, Ronald Araujo, Ansu Fati, dan Osmane Dembele yang menepi karena cedera, jelas butuh kecerdikan sendiri dari Koeman. “Seperti pelatih mana pun, saya khawatir. Ada banyak pemain yang cedera akhir-akhir ini karena jadwal yang kami miliki," tandasnya. (Baca juga: Mendadak Nganggur, Kartu Prakerja Banyak Diburu Laki-laki)
Seperti dikutip situs UEFA, Dynamo dan Barca sudah bertemu 11 kali. Lima pertandingan terakhir di fase grup Liga Champions UEFA. Pada Pertemuan terakhir sebelum musim ini, Barcelona menang 2-0 di kandang dan 2-1 di Kyiv pada musim 2009/2010, Messi mencetak gol di kedua pertandingan.
Di sisi lain, Dynamo tercatat memenangkan tiga dari 11 pertandingan tersebut secara keseluruhan. Duel yang paling diingat adalah saat Liga Champions UEFA 1997/1998 ketika Dynamo menang 3-0 di kandang dan mengempaskan Barcelona di Camp Nou dengan skor 4-0. Andriy Shevchenko muncul ke permukaan dengan tiga gol yang dicetak.
Tuan rumah dalam posisi sulit karena banyak pemain harus absen meski baru saja memenangkan pertandingan melawan Inhulets dengan skor 2-0. Seperti dikutip situs digisport, Pelatih Mircea Lucescu bersiap kehilangan 15 pemainnya karena berbagi alasan. (Lihat videonya: Hati-hati Modus Penipuan Modifikasi ATM)
Ada lima pemain mengalami cedera seperti Nikita Burda, Oleksandr Tymchik, Vladimir Kostevich, Nazariy Rusin, dan Tomasz Kedziora. Sementara 10 pemain harus menjalani isolasi karena Covid-19. Mereka adalah Viktor Tsygankov, Sergiy Sidorchuk, Gerson Rodriguez, Alexander Sirota, Mikkel Duelund, Denis Popov, Ruslan Neshcheret, Bogdan Lednev, Artem Shabanov, dan Alexander Andrievsky. (Ma'ruf)
(ysw)
Lihat Juga :