Nyaris Batal Akibat Pandemi, Drama MotoGP 2020 Berakhir Manis

Selasa, 24 November 2020 - 15:29 WIB
Namun, balapan terpaksa digelar tanpa kehadiran penonton dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Ezpeleta pun mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah berjasa membuat MotoGP 2020 bisa terlaksana dengan sukses.

“Setelah harus melepaskan GP di Qatar karena keadaan darurat virus korona, situasinya menjadi rumit. Itu adalah momen yang paling sulit. Tapi, kemudian momen terindah datang. Saya melihat minat semua orang untuk melanjutkan, itu adalah kegembiraan yang luar biasa untuk menerima semua dukungan di sana. Kami mengerti bahwa itu bisa dilakukan,” kata Ezpeleta, dikutip skysportitalia. (Baca juga: AC Milan Masih Tunggu Pemeriksaan Separuh Nyawa Tim)

Selain itu, MotoGP 2020 juga memberikan banyak kejutan di atas lintasan. Rider Suzuki Joan Mir berhasil keluar sebagai juara dunia musim ini. Menariknya, dia meraih sukses dengan hanya sekali merebut kemenangan di GP Eropa. Pencapaian itu membuatnya menjadi rider yang paling sedikit merebut kemenangan dalam semusim bisa menjadi juara dunia MotoGP sepanjang sejarah.

Namun, Mir mengakui melakukan aksi memalukan di seri penutup MotoGP 2020 di sirkuit Algarve. Rider berusia 23 tahun itu harus memulai balapan di posisi ke-20. Bahkan, dia juga gagal menyelesaikan balapan setelah motornya mengalami masalah. Namun, yang paling menyedihkan adalah membuat rider Pramac Racing Francesco Bagnaia mengalami cedera saat balapan berlangsung.

Selain itu, Mir juga hampir menabrak Johann Zarco dan membuat Brad Binder kehilangan banyak waktu. Balapan ini tentu menjadi yang paling buruk baginya selama semusim ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!