Conte Sebut Maradona Puisi Sepak Bola, Zidane: Kami Semua Sangat Sedih

Kamis, 26 November 2020 - 13:01 WIB
Sementara itu, Zidane juga berbicara tentang Maradona setelah Madrid menang untuk pertama kalinya di Milan dalam sejarah klub. Dalam kesempatan itu dia berkata kabar meninggalnya Maradona merupakan kerugian besar buat sepak bola. (Baca juga: Maradona Hadir di Garasi Yamaha hingga Cium Tangan Rossi )

"Ini kerugian besar bagi dunia sepak bola. Saya membuatnya terpatri di kepala saya karena apa yang dia lakukan di Piala Dunia 1986. Saya berusia 14 tahun ... Saya tidak bisa berkata-kata. Kami semua sangat sedih."

Maradona, kapten dan inspirasi di balik kesuksesan Argentina di Piala Dunia 1986 sebelum melatih negaranya pada pertandingan 2010, dirawat di rumah sakit hanya beberapa hari setelah menginjak usia 60 tahun. Dia muncul dalam keadaan rapuh ketika tim Gimnasia-nya memainkan pertandingan pada malam ulang tahunnya bulan lalu.

Maradona memenangkan 91 caps untuk Argentina antara 1977 dan 1994, mencetak 34 gol di level internasional. Di klub, Golden Boy memulai kariernya dengan Argentinos Juniors sebelum bergabung dengan Boca Juniors dan kemudian bermain untuk Barcelona, Napoli, Sevilla dan Newell's Old Boys sebelum kembali ke Boca pada tahun 1995.

Maradona mengalami tahun-tahun terbaik dalam karir klubnya di Italia, memainkan peran besar dalam Napoli memenangkan gelar Serie A pada musim 1986-87 dan 1989/1990. Playmaker Maradona juga mengangkat Piala UEFA bersama Napoli pada 1989 dan ia memenangkan tiga trofi selama waktunya di Barca - termasuk Copa del Rey pada 1983. Maradona juga pernah bertugas di Textil Mandiyu, Racing Club, Al-Wasl, Fujairah dan Dorados de Sinaloa di Meksiko sebelum ditunjuk oleh Gimnasia tahun lalu.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!