Akui Salah Berlomba Saat Masih Cedera, Marc Marquez: Saya Berani, Bukan Nekat

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:21 WIB
Banyak yang menilai, keputusannya untuk kembali hanya dalam hitungan hari setelah operasi pertama adalah sebuah kesalahan. Marc Marquez, untuk pertama kalinya, mengakui sudah mengambil keputusan dengan gegabah. (Baca juga: Ketika Marquez Gelisah Menunggu Kesembuhan)

“Tahun ini sudah banyak memberi saya pelajaran. Pertama, upaya untuk kembali setelah cedera adalah keputusan gegabah. Pelat (yang ditanam) patah di rumah. Namun, pelat itu tidak patah di sana, melainkan akumulasi dari tekanan yang dihasilkan di Jerez,” papar Marc Marquez, mengutip dari Motorsport, Minggu (6/12/2020).

(Baca juga : Lionel Messi Bakal Ukir Rekor Baru Jika Bikin Hattrick Saat Barcelona Bentrok Cadiz )

“Berusaha kembali ke Jerez adalah sebuah kesalahan. Saya sudah belajar seorang pembalap punya kebajikan dan kekurangan, di mana mereka tidak pernah melihat rasa takut. Jadi, dokter yang harus membuat kami melihatnya,” sambung kakak dari Alex Marquez itu.

Lebih lanjut, aksinya kembali mengaspal di Jerez pada 25 Juli 2020 tidak terlepas dari jaminan yang diberikan oleh para dokter. Andai dirinya tahu lebih cepat pelat akan patah, atau dokter mengatakannya dengan jelas, tentu risiko tersebut tidak akan diambil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!