Barcelona Sindir Real Madrid Harusnya Dihukum Penalti
Senin, 21 Desember 2020 - 23:52 WIB
Ronald Koeman memberi keterangan pada wartawan./foto/fcbarcelona
BARCELONA - Pelatih Barcelona Ronald Koeman sedang menabur baru dalam rivalitasnya dengan Real Madrid . Arsitek tim asal Belanda itu mengatakan, insiden yang terjadi saat bola menyentuh tangan kapten Madrid Sergio Ramos saat melawan Eibar harusnya diberi hukuman penalti. Tapi, wasit tidak meniup peluit karena tim tersebut adalah Madrid.
Menghadapi Eibar, Madrid menang 3-1 di Estadio Municipal de Ipurua, Senin (21/12). Kemenangan tersebut sempat menjadi perdebatan karena wasit tidak memberikan penalti saat tangan Ramos terlihat menyentuh bola pada menit ke-82setelahsundulan pemain Eibar Yoshinori Muto mengenai siku kapten Los Blancos tersebut. Wasit Jose Luis Munuera Montero sempat mengecek video assistant referee (VAR), sebelum akhirnya memutuskan insiden itu tak layak diberi hukuman penalti. (Baca Juga: Ronaldo-Morata Salah Satu Pasangan Paling Hot Eropa )
Putusan Montero inilah yang dijadikan amunisi untuk menyerang Madrid. "Saya tidak memahami kriteria VAR. Saya mengatakannya (setelah) pertandingan Madrid ada hal-hal yang tidak dapat dipahami," kata Koeman dalam konferensi pers seperti dikutip Marca. "Jika Anda bertanya kepada 10 orang apakah (insiden) kemarin adalah penalti, sembilan menjawab ya. Tapi wasit memutuskan untuk tidak meniup peluit. Kami sudah tahu," tambahnya. (Baca Juga: Benzema Lebih Penting dari Ronaldo di Era Zinedine Zidane )
Lihat Juga :