Mau ke Mana PSG?

Kamis, 07 Januari 2021 - 11:35 WIB
Tidak ada trofi Liga Champions. Sejak 2012, PSG telah mencapai babak 16 besar setiap musim dan telah melaju ke perempat final dalam lima kesempatan. Prestasi terbaik PSG adalah maju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya bersama Tuchel, musim lalu, di mana mereka kalah dari Bayern Muenchen 0-1.

Tingginya ekspektasi di PSG tidak segan memecat para pelatihnya, termasuk Tuchel yang boleh dibilang memiliki prestasi terbaik di Eropa ketimbang pelatih-pelatih sebelumnya pada era kepemilikan QSI. Tanpa mengecilkan kompetisi domestik, Target PSG sangat jelas yakni membawa trofi Liga Champions ke Parc des Princes.

Tantangan besar itu kini berada di pundak Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina tersebut resmi ditunjuk sebagai pengganti Tuchel dengan kontrak berdurasi dua tahun, Sabtu (2/1). Bila dilihat dari segi prestasi gelar, CV Pochettino sejatinya tidak sementereng Ancelotti, Blanc, Emery, ataupun Tuchel. Pencapaian terbaiknya adalah membawa Tottenham Hotspur menjadi runner-up Liga Primer (2016/17) dan menembus final Liga Champions (2018/19). (Baca juga: Akhirnya, Mendikbud Nadiem Pastikan Formasi CPNS Guru akan Tetap Ada)

Sisi positifnya, Pochettino mampu membangun Tottenham menjadi salah satu tim kuat di Liga Primer dalam beberapa tahun terakhir, di tengah keterbatasan finansial. Pelatih 48 tahun tersebut juga piawai mengorbitkan pemain-pemain muda potensial menjadi bintang, seperti Harry Kane, Dele Alli, hingga Eric Dier.

Hal itu membuat Pochettino sangat tertantang menorehkan tinta emas di PSG . Dia mengatakan, tekanan justru membuatnya termotivasi membawa tim menjadi kompetitif di Eropa. “Ada tekanan untuk menang dan menang dengan gaya. Namun, saya suka tekanan, saya seorang pesaing, dan saya ingin menang," ungkap Pochettino dilansir en.psg.fr.

Kondisi Tottenham jelas berbeda dengan PSG. Bersama raksasa asal Paris, Pochettino bakal disokong dana melimpah untuk membentuk skuad yang diinginkannya. Dikabarkan Les Parisiens membidik beberapa nama dalam belanja transfer Januari ini. Tiga mantan anak buah Pochettino di Tottenham, Alli, Christian Eriksen, dan Hugo Lloris, masuk dalam daftar. Lalu ada juga gelandang Boubakary Soumare (Lille), bek sayap Max Aarons (Norwich City), Paulo Dybala (Juventus), hingga superstar Lionel Messi (Barcelona). (Baca juga: Pakai Setelan Mirip Seragam Polisi, Satpam Merasa Lebih Pede)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!