Gantikan Marquez, Stefan Bradl Sebut MotoGP 2020 Musim Terberat
Kamis, 07 Januari 2021 - 12:41 WIB
Bukan hanya sebagai pembalap, Bradl juga harus menjadi test rider dan melakukan tes tambahan untuk mengembangkan motor Honda RC213V. Jelas, tugasnya lebih berat dibandingkan sebelumnnya. Setelah musim berakhir, Bradl pun ingin berisitrahat.
Baca juga : Tahun Ini, Latihan Bebas Formula 1 Cuma 2 Jam
“Saya harus berhati-hati dengan energi cadangan saya. Saya mampu menunjukkan masih sangat cepat. Saya juga melakukan banyak tes. Tidak mudah untuk menggabungkannya saat Anda menjadi pembalap regular di MotoGP,” lanjutnya.
Musim lalu, Bradl mengumpulkan 27 poin dalam dua belas balapan dan menyelesaikan musim di urutan ke-19 dalam klasemen pembalap. Hasil terbaiknya didapat pada akhir musim di GP Portugal di Sirkuit Portimao ketika finis di urutan ketujuh. Selain itu, peringkat delapan pada balapan di Le Mans menjadi yang balapan kedua berhasil finis di posisi 10 besar di musim ini.
Baca juga : Tahun Ini, Latihan Bebas Formula 1 Cuma 2 Jam
“Saya harus berhati-hati dengan energi cadangan saya. Saya mampu menunjukkan masih sangat cepat. Saya juga melakukan banyak tes. Tidak mudah untuk menggabungkannya saat Anda menjadi pembalap regular di MotoGP,” lanjutnya.
Musim lalu, Bradl mengumpulkan 27 poin dalam dua belas balapan dan menyelesaikan musim di urutan ke-19 dalam klasemen pembalap. Hasil terbaiknya didapat pada akhir musim di GP Portugal di Sirkuit Portimao ketika finis di urutan ketujuh. Selain itu, peringkat delapan pada balapan di Le Mans menjadi yang balapan kedua berhasil finis di posisi 10 besar di musim ini.
(abr)
Lihat Juga :