Yamaha Petronas Selow Tes Pramusim MotoGP di Sepang Batal
Kamis, 14 Januari 2021 - 19:26 WIB
“Saya juga memahami kenapa Dorna Sports membatalkan tes MotoGP lainnya yang seharusnya digelar di Sirkuit Jerez pada 16-18 Maret. Namun, saya yakin tes Qatar sudah lebih dari cukup bagi tim kami untuk memperbaiki motor terutama pada aerodinamika termasuk mengurangi bobot motor sebelum balapan," katanya dilansir bernama.
Sesuai jadwal, seri perdana kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia tersebut akan dimulai di Grand Prix Qatar mulai 26 Maret mendatang. Sebelumnya, seluruh tim akan mendapat kesempatan untuk menjalani sesi tes selama dua hari.
Baca juga : Kerja Sama Harmonis Dovizioso-Luigi Dall'Igna Ternyata Palsu
Sementara itu, CEO Sirkuit Sepang Azhan Shafriman Hanif mengatakan, pihaknya telah memutuskan untuk menunda seluruh kegiatan olahraga motor selama masa implementasi pembatasan perjalanan. Termasuk putaran kedua dan final Malaysia Superbike Championship (MSBK) yang seharusnya digelar mulai 20-22 Januari.
“Kami sangat menantikan untuk menyaksikan sesi tes sesmi sebelum musim dimulai. Namun, dengan lonjakan Covid-19 baru-baru ini, keselamatan dan kesejahteraan mereka yang terlibat tetap menjadi prioritas utama kami dan kami tidak dapat mengambil risiko terhadap kesehatan orang lain,” tambahnya.
Sesuai jadwal, seri perdana kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia tersebut akan dimulai di Grand Prix Qatar mulai 26 Maret mendatang. Sebelumnya, seluruh tim akan mendapat kesempatan untuk menjalani sesi tes selama dua hari.
Baca juga : Kerja Sama Harmonis Dovizioso-Luigi Dall'Igna Ternyata Palsu
Sementara itu, CEO Sirkuit Sepang Azhan Shafriman Hanif mengatakan, pihaknya telah memutuskan untuk menunda seluruh kegiatan olahraga motor selama masa implementasi pembatasan perjalanan. Termasuk putaran kedua dan final Malaysia Superbike Championship (MSBK) yang seharusnya digelar mulai 20-22 Januari.
“Kami sangat menantikan untuk menyaksikan sesi tes sesmi sebelum musim dimulai. Namun, dengan lonjakan Covid-19 baru-baru ini, keselamatan dan kesejahteraan mereka yang terlibat tetap menjadi prioritas utama kami dan kami tidak dapat mengambil risiko terhadap kesehatan orang lain,” tambahnya.
(abr)
Lihat Juga :