8 Pebiliar Cantik di Turnamen Hot Nine Siap Berlaga di PON Papua
Kamis, 11 Februari 2021 - 20:18 WIB
8 dari 16 atlet biliar yang turun di turnamen 9 Ball Hot Nine di Jakarta akan turun mewakili daerah masing-masing di PON Papua pada November mendatang. Foto: MNC Media
PAPUA - 8 dari 16 atlet biliar yang turun di turnamen 9 Ball Hot Nine di Jakarta akan turun mewakili daerah masing-masing di PON Papua pada November mendatang. Atlet-atlet itu adalah Fathrah Masum dan Desi Aristia dari Jakarta, Anita Kanjaya dari Jawa Barat, Vinda Marthatilova dari Jawa Tengah, Putrini Sianturi dan Echa Sudharto dari Banten, Rini Nasution dari Sumatra Utara dan atlet tuan rumah Papua, Silviana Lu.
Baca Juga: PB POBSI : Atlet-Atlet Biliar Siap Tampil Kompetitif di PON Papua
Silviana Lu dan Rini Nasution sudah menyelesaikan pertandingan mereka di turnamen hasil kerjasama PB POBSI dan iNews pekan lalu ketika mereka saling berhadapan di pertandingan kedua.
Vinda Marthatilova akan bertanding Sabtu (13/2/2021) mendatang sementara Pebiliar dari Banten, Echa Sudharto akan berlaga di pertandingan keempat di Hot Nine Minggu (14/2/2021), ia mengatakan pemusatan latihan atau training center untuk Provinsi Banten akan dilaksanakan 2 bulan sebelum PON, sekitar bulan Agustus atau September mendatang. Menurut Echa, pandemi Covid-19 membuat porsi latihan berkurang. Atlet yang akan turun di nomor Single 9 ball dan 10 ball dan Double 9 ball dan 10 ball ini menyebutkan dua kendala selama pandemi, yaitu tidak selalu dapat berlatih tatap muka dengan pelatih dan jarak yang jauh ke tempat latihan.
Baca Juga: PB POBSI : Atlet-Atlet Biliar Siap Tampil Kompetitif di PON Papua
Silviana Lu dan Rini Nasution sudah menyelesaikan pertandingan mereka di turnamen hasil kerjasama PB POBSI dan iNews pekan lalu ketika mereka saling berhadapan di pertandingan kedua.
Vinda Marthatilova akan bertanding Sabtu (13/2/2021) mendatang sementara Pebiliar dari Banten, Echa Sudharto akan berlaga di pertandingan keempat di Hot Nine Minggu (14/2/2021), ia mengatakan pemusatan latihan atau training center untuk Provinsi Banten akan dilaksanakan 2 bulan sebelum PON, sekitar bulan Agustus atau September mendatang. Menurut Echa, pandemi Covid-19 membuat porsi latihan berkurang. Atlet yang akan turun di nomor Single 9 ball dan 10 ball dan Double 9 ball dan 10 ball ini menyebutkan dua kendala selama pandemi, yaitu tidak selalu dapat berlatih tatap muka dengan pelatih dan jarak yang jauh ke tempat latihan.
Lihat Juga :