Brentford Putuskan Berhenti Berlutut Sebelum Kickoff Pertandingan
Minggu, 14 Februari 2021 - 23:00 WIB
“Ada diskusi rinci dan panjang soal topik ini, baik di grup pemain maupun pengurus klub. Berlutut hanya salah satu cara menunjukkan komitmen,” kata Jon Varney dikutip The Guardian.
Baca Juga: Penanganan Rasisme di Liga Inggris Buruk
Di kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League , semangat untuk melawan aksi rasisme terus diperlihatkan. Selain dilakukan kolektif dengan cara berlutut sebelum pertandingan, para pemain secara personal -terutama yang jadi korban- menyuarakan perang terhadap rasisme di media sosial.
Trio Manchester United yakni Marcus Rashford, Anthony Martial dan Axel Tuanzebe, serta gelandang West Bromwich Albion, Romaine Sawyers, pernah jadi korban pelecehan rasisme di media sosial. Bek sayap Chelsea, Reece James, juga merasakan hal serupa.
Baca Juga: Penanganan Rasisme di Liga Inggris Buruk
Di kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League , semangat untuk melawan aksi rasisme terus diperlihatkan. Selain dilakukan kolektif dengan cara berlutut sebelum pertandingan, para pemain secara personal -terutama yang jadi korban- menyuarakan perang terhadap rasisme di media sosial.
Trio Manchester United yakni Marcus Rashford, Anthony Martial dan Axel Tuanzebe, serta gelandang West Bromwich Albion, Romaine Sawyers, pernah jadi korban pelecehan rasisme di media sosial. Bek sayap Chelsea, Reece James, juga merasakan hal serupa.
(mirz)
Lihat Juga :