Martial Jadi Korban Pelecehan Rasis Usai MU Ditahan Imbang West Brom
Senin, 15 Februari 2021 - 10:02 WIB
Perwakilan Kick It Out, Troy Townsend mengambil tangkapan layar dari pelecehan yang ditujukan pada Martial dan men-tweet: "Biarkan saya memecah keheningan hari Minggu saya dan katakan saja kita mulai lagi. Ini sangat bisa ditebak sekarang, itu membuat ejekan dari komentar Instagram minggu ini. Saya ingin tahu apakah akun ini akan diblokir selama sebulan dan mengumpulkan ucapan "tamparan di pergelangan tangan" dan "jangan lakukan itu lagi".'
Seperti yang pernah dilaporkan Sportsmail akhir pekan ini, klub Liga Inggris mengimbau perusahaan media sosial termasuk Twitter dan Facebook untuk menghentikan pengguna membuat akun anonim, meski permintaan itu ditolak.
Baca juga: Cukur Lazio, Bekal Berharga Inter Jelang Derby Milan
Sementara itu, mantan bek Manchester United Gary Neville memerintahkan perusahaan media sosial untuk menghapus dan menonaktifkan akun yang ditemukan mengarahkan pada jenis pelecehan ini pada pemain sepak bola. "Media sosial telah menjadi kendaraan untuk banyak penyalahgunaan, tetapi ada banyak pelecehan di stadion sepak bola selama 15 hingga 20 tahun terakhir juga. Bukan hanya media sosial," ujarnya.
Neville menambahkan media sosial menjadi positif ketika digunakan dengan benar. "Ada akuntabilitas di media sosial, orang berpikir ketika mereka berada di belakang ponsel, mereka dilindungi. Mereka perlu menghapus perlindungan itu dan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka katakan dengan cara yang sama jika mereka mengatakannya kepada seseorang di jalan," pungkas Neville.
Seperti yang pernah dilaporkan Sportsmail akhir pekan ini, klub Liga Inggris mengimbau perusahaan media sosial termasuk Twitter dan Facebook untuk menghentikan pengguna membuat akun anonim, meski permintaan itu ditolak.
Baca juga: Cukur Lazio, Bekal Berharga Inter Jelang Derby Milan
Sementara itu, mantan bek Manchester United Gary Neville memerintahkan perusahaan media sosial untuk menghapus dan menonaktifkan akun yang ditemukan mengarahkan pada jenis pelecehan ini pada pemain sepak bola. "Media sosial telah menjadi kendaraan untuk banyak penyalahgunaan, tetapi ada banyak pelecehan di stadion sepak bola selama 15 hingga 20 tahun terakhir juga. Bukan hanya media sosial," ujarnya.
Neville menambahkan media sosial menjadi positif ketika digunakan dengan benar. "Ada akuntabilitas di media sosial, orang berpikir ketika mereka berada di belakang ponsel, mereka dilindungi. Mereka perlu menghapus perlindungan itu dan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka katakan dengan cara yang sama jika mereka mengatakannya kepada seseorang di jalan," pungkas Neville.
(mirz)
Lihat Juga :