Tiga Wakil Spanyol bak Macan Ompong di Liga Champions
Rabu, 24 Februari 2021 - 17:03 WIB
"Dalam sebuah pertandingan selalu ada banyak hasil. Permainan ini bekerja sangat keras oleh kedua tim, sangat sedikit pilihan gol, mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mencetak gol yang hebat, tapi itu ketat dan seimbang," jelas Simeone dikutip dari laman resmi klub.
Oliver Giroud menjadi pembeda setelah tendangan saltonya tak mampu dibendung kiper. Alarm bahaya penurunan sepak bola Spanyol kembali menyala.
Baca juga: Tendangan Salto Giroud ke Gawang Atletico Berujung Rekor
"Kami berada dalam momen yang sulit, lima pertandingan ini menandainya lebih berdasarkan hasil daripada apa yang terjadi di lapangan. Kami harus menyibukkan diri, bekerja, dan mencoba untuk meningkatkan. Mereka memiliki keunggulan, 90 menit tersisa, saya mempercayai tim saya."
Penggemar pun mulai meraba-raba apakah peristiwa musim 2004/2005 bakal terulang ketika tidak ada wakil Liga Spanyol di perempat final Liga Champions? Maklum, dalam dua musim terakhir, hegemoni sepak bola La Liga tampak kepayahan selama menghadapi klub dari Jerman, Inggris, Italia, dan Prancis.
Oliver Giroud menjadi pembeda setelah tendangan saltonya tak mampu dibendung kiper. Alarm bahaya penurunan sepak bola Spanyol kembali menyala.
Baca juga: Tendangan Salto Giroud ke Gawang Atletico Berujung Rekor
"Kami berada dalam momen yang sulit, lima pertandingan ini menandainya lebih berdasarkan hasil daripada apa yang terjadi di lapangan. Kami harus menyibukkan diri, bekerja, dan mencoba untuk meningkatkan. Mereka memiliki keunggulan, 90 menit tersisa, saya mempercayai tim saya."
Penggemar pun mulai meraba-raba apakah peristiwa musim 2004/2005 bakal terulang ketika tidak ada wakil Liga Spanyol di perempat final Liga Champions? Maklum, dalam dua musim terakhir, hegemoni sepak bola La Liga tampak kepayahan selama menghadapi klub dari Jerman, Inggris, Italia, dan Prancis.
Lihat Juga :