Bukan Marquez atau Mir, Pembalap Ini Lawan Terberat Morbidelli
Selasa, 09 Maret 2021 - 14:47 WIB
Jelas, Morbidelli tak salah memilih Rossi sebagai lawan terberatnya di MotoGP tahun ini. Sebab, dia merasa sangat sulit untuk bisa berkomitmen di salah satu sisi tersebut. Yang pasti, dia berharap hubungannya bisa semakin erat walau akan menjadi lawan di atas lintasan.
“Di balapan dan di pit, pemikiran tentang olahraga akan mendominasi. Dia akan menjadi pembalap pertama yang harus saya kalahkan. Perasaan ini akan dominan,” ucap Morbidelli, yang empat tahun lalu menjadi pembalap pertama dari VR46 Academy milik Rossi.
Baca juga : Nahas! David Nalbandian Kecelakaan saat Reli Mobil Mengerikan
Bersama Rossi, Morbidelli juga sangat yakin akan membentuk tim impian. “Bukan pertukaran informasi teknis yang akan membantu kami, tetapi pertukaran informasi pribadi tentang balapan, motor, atau hal-hal lain. Ini bisa menjadi keuntungan bahwa kami menghabiskan begitu banyak waktu bersama,” ungkapnya.
Musim ini, Morbidelli akan mengendarai Yamaha YZR M1 2019. Sedangkan Rossi mendapatkan motor terbaru. Namun, runner-up musim lalu itu sangat yakin tidak ada pembalap nomor satu di tim tersebut. “Saya yakin tidak ada hierarki di tim kami. Tidak ada pembalap nomor satu dan tidak ada pembalap nomor dua. Kedua pembalap diperlakukan sama,” pungkasnya.
“Di balapan dan di pit, pemikiran tentang olahraga akan mendominasi. Dia akan menjadi pembalap pertama yang harus saya kalahkan. Perasaan ini akan dominan,” ucap Morbidelli, yang empat tahun lalu menjadi pembalap pertama dari VR46 Academy milik Rossi.
Baca juga : Nahas! David Nalbandian Kecelakaan saat Reli Mobil Mengerikan
Bersama Rossi, Morbidelli juga sangat yakin akan membentuk tim impian. “Bukan pertukaran informasi teknis yang akan membantu kami, tetapi pertukaran informasi pribadi tentang balapan, motor, atau hal-hal lain. Ini bisa menjadi keuntungan bahwa kami menghabiskan begitu banyak waktu bersama,” ungkapnya.
Musim ini, Morbidelli akan mengendarai Yamaha YZR M1 2019. Sedangkan Rossi mendapatkan motor terbaru. Namun, runner-up musim lalu itu sangat yakin tidak ada pembalap nomor satu di tim tersebut. “Saya yakin tidak ada hierarki di tim kami. Tidak ada pembalap nomor satu dan tidak ada pembalap nomor dua. Kedua pembalap diperlakukan sama,” pungkasnya.
(abr)
Lihat Juga :