Mafia Italia Penyebab Mantan Bek AC Milan Hijrah ke Liga Primer
Sabtu, 27 Maret 2021 - 20:27 WIB
“Mafia akan melakukan apapun dengan kekuatan mereka untuk memastikan saya dihabisi di Milan. Mereka membuat cerita yang kejam di media bahwa saya cedera dalam upaya putus asa untuk mengirim saya keluar dari Milan. Para dokter disuap untuk mengatakan saya terluka, tapi itu bohong,” ungkap West dilansir dailystar.co.uk.
Tidak ingin mengambil resiko, West kemudian pindah ke Liga Primer bergabung dengan ststus pinjaman Derby County, November 2000. Saat bersama Derby, West memaparkan bahwa dia sebenarnya mendapatkan tawaran memperkuat Liverpool, tetapi urung terjadi.
"Liverpool datang dengan tawaran, tetapi pada akhirnya saya harus puas dengan Derby County," kata West.
Setelah itu, West melanglang buana bersama Kaiserlautern (2001-2002), Partizan (2002-2004), Al-Arabi (2004-2005). Plymouth Argyle (2005-2006) dan Paykan (2007-2008) hingga gantung sepatu pada 2007. Di level tim nasional, pria 46 tahun tersebut pernah mengoleksi 42 caps bagi Nigeria. Menariknya selain di lapangan, West juga dikenal luas sebagai salah satu pemain ikonik di game Football Manager yang begitu digandrungi pada awal 2000an.
Terbukti, West mendapatkan nilai 20 karena memiliki agresi, kekuatan, keberanian dan penampilan eksentrik khususnya gaya rambut. Dia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam game tersebut.
Tidak ingin mengambil resiko, West kemudian pindah ke Liga Primer bergabung dengan ststus pinjaman Derby County, November 2000. Saat bersama Derby, West memaparkan bahwa dia sebenarnya mendapatkan tawaran memperkuat Liverpool, tetapi urung terjadi.
"Liverpool datang dengan tawaran, tetapi pada akhirnya saya harus puas dengan Derby County," kata West.
Setelah itu, West melanglang buana bersama Kaiserlautern (2001-2002), Partizan (2002-2004), Al-Arabi (2004-2005). Plymouth Argyle (2005-2006) dan Paykan (2007-2008) hingga gantung sepatu pada 2007. Di level tim nasional, pria 46 tahun tersebut pernah mengoleksi 42 caps bagi Nigeria. Menariknya selain di lapangan, West juga dikenal luas sebagai salah satu pemain ikonik di game Football Manager yang begitu digandrungi pada awal 2000an.
Terbukti, West mendapatkan nilai 20 karena memiliki agresi, kekuatan, keberanian dan penampilan eksentrik khususnya gaya rambut. Dia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam game tersebut.
(abr)
Lihat Juga :