Wajah Cantik Ebanie Bridges Bonyok dengan Mata Lebam Mengerikan
Minggu, 11 April 2021 - 21:35 WIB
’’Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata, saya dan seluruh tim saya telah bekerja sangat keras. Saya bertinju lebih baik dan melakukan pukulan yang lebih manis, dia mencoba menjatuhkan saya,’’kata Courtenay. ’’Pukulan saya mendarat di matanya dan di sanalah dan saat saya bertinju terbaik,’’lanjutnya.
Courtenay menikmati yang terbaik dari ronde pembuka, terutama saat tangan kanannya merobek pelipis Bridges. Bridges, seorang guru matematika paruh waktu di Australia, tetap berani berduel mengimbangi Courtenay.
Baca Juga: Ikatan Cinta Valentino Rossi dan Francesca Sofia Novello
Bridges, 34, dengan gagah berani beradu pukulan di ronde kedua meski harus bermandi darah. Daya tahan Bridges teruji ketika Courtenay mendaratkan tangan kanannya yang akurat ke dagunya di ronde ketiga tapi tidak mampu menjatuhkannya.
Pada awal ronde delapan, Bridges mengalami memar di mata kirinya yang membuatnya diperiksa wasit dan tim sudutnya bekerja keras dengan kompres besi. Bridges menegaskan dia tidak bisa melihat dari mata kirinya untuk ronde terakhir tetapi tetap bertarung hingga bel terakhir berbunyi.
Courtenay menikmati yang terbaik dari ronde pembuka, terutama saat tangan kanannya merobek pelipis Bridges. Bridges, seorang guru matematika paruh waktu di Australia, tetap berani berduel mengimbangi Courtenay.
Baca Juga: Ikatan Cinta Valentino Rossi dan Francesca Sofia Novello
Bridges, 34, dengan gagah berani beradu pukulan di ronde kedua meski harus bermandi darah. Daya tahan Bridges teruji ketika Courtenay mendaratkan tangan kanannya yang akurat ke dagunya di ronde ketiga tapi tidak mampu menjatuhkannya.
Pada awal ronde delapan, Bridges mengalami memar di mata kirinya yang membuatnya diperiksa wasit dan tim sudutnya bekerja keras dengan kompres besi. Bridges menegaskan dia tidak bisa melihat dari mata kirinya untuk ronde terakhir tetapi tetap bertarung hingga bel terakhir berbunyi.
(aww)
Lihat Juga :