Rossi Ngaku Cemas dengan Performanya di MotoGP 2021 Jelang GP Portugal
Minggu, 18 April 2021 - 02:30 WIB
Padahal Rossi punya kriteria kinerja pada kesepakatannya saat ini yang harus terpenuhi selama 2021 sebelum diskusi dengan Yamaha terkait musim 2022 dapat dilakukan. Disisi lain, dia ingin membuat keputusan tentang masa depannya setelah enam atau tujuh balapan pertama musim ini.
Rossi mengakui kecepatannya tidak fantastis di GP Portugal. Ini berbeda dengan Quartararo dan Maverick Vinales, serta Morbidelli yang jauh lebih cepat di latihan bebas 4 dan kualifikasi. Alhasil, pembalap asal Italia itu mengakui situasinya saat ini sangat mengkhawatirkan.
“Iya, dua motor dari tim pabrikan dengan Quartararo dan Vinales lebih bagus dari saya. Mereka lebih cepat. Jadi, ya, saya khawatir terutama karena saya mengharapkan - dan saya ingin mencoba - menjadi lebih kompetitif,” katanya.
Meski demikian, Rossi menyatakan belum akan mengibarkan bendera putih. “Tapi, satu-satunya cara adalah bekerja dan mencoba langkah demi langkah untuk meningkatkan kecepatan walau sedikit,” lanjutnya dilansir autosport
Rossi mengatakan sebenarnya sedikit lebih cepat di Portugal pada edisi kali ini dibandingkan tahun 2020. Tetapi, veteran berusia 42 tahun itu mengakui membuat langkah besar terhadap motor terbukti cukup sulit.
Rossi mengakui kecepatannya tidak fantastis di GP Portugal. Ini berbeda dengan Quartararo dan Maverick Vinales, serta Morbidelli yang jauh lebih cepat di latihan bebas 4 dan kualifikasi. Alhasil, pembalap asal Italia itu mengakui situasinya saat ini sangat mengkhawatirkan.
“Iya, dua motor dari tim pabrikan dengan Quartararo dan Vinales lebih bagus dari saya. Mereka lebih cepat. Jadi, ya, saya khawatir terutama karena saya mengharapkan - dan saya ingin mencoba - menjadi lebih kompetitif,” katanya.
Meski demikian, Rossi menyatakan belum akan mengibarkan bendera putih. “Tapi, satu-satunya cara adalah bekerja dan mencoba langkah demi langkah untuk meningkatkan kecepatan walau sedikit,” lanjutnya dilansir autosport
Rossi mengatakan sebenarnya sedikit lebih cepat di Portugal pada edisi kali ini dibandingkan tahun 2020. Tetapi, veteran berusia 42 tahun itu mengakui membuat langkah besar terhadap motor terbukti cukup sulit.
Lihat Juga :