Sang Bintang: Tai Tzu-ying, Si Cerdas di Lapangan Bulu Tangkis
Selasa, 25 Mei 2021 - 12:00 WIB
Tai Tzu-ying memenangkan juara grup kedua dari Turnamen Bulu Tangkis Nasional Taiwan saat kelas enam sekolah dasar. Dia mulai mengikuti kompetisi internasional pada usia 15 tahun. Ikut Olimpiade untuk pertama kalinya di usia 18 tahun dan memenangkan juara Turnamen Super pertama kali dalam karirnya.
Gaya permainan Tai Tzu-ying yang paling mengesankan adalah berbagai gerakan tipuan di lapanga. Dia sering mengecoh lawan mainnya dengan berlari ke arah yang salah, atau langsung terdiam di tempat tanpa mampu menyelamatkan bola.
Sebenarnya, awal ketika Tai Tzu-ying mulai mendapat latihan formal bulu tangkis, banyak pelatih yang mencoba membenahi gerakannya yang tidak formal ini, namun Tai Tzu-ying bersikeras dengan cara permainannya sendiri. Dia tidak sependapat bahwa setiap pemain harus mengikuti pola yang telah ditetapkan, yang membuatnya dijuluki "Ahlinya Tipuan" dan "Pesulap Lapangan".
Karier turnamen Tai Tzu-ying tidak selalu berjalan mulus, dia juga pernah mengalami frustrasi dan menyalahkan diri sendiri karena mengalami kekalahan. Namun Tai Tzu-ying percaya bahwa setiap kekalahan akan menjadi bekal untuk kemenangan di masa depan. Dia mengasah kemampuannya dengan terus-menerus meninjau tayangan ulang permainan serta mengintrospeksi kesalahan.
Bagi Tai Tzu-ying, musuh terbesar bukanlah lawan main yang di sisi lain gawang, melainkan dirinya sendiri. Tidak peduli berapa banyak kegagalan dan frustasi, Tai Tzu-ying selalu memompa semangat dengan motto "percaya pada diri sendiri." Tahukah Anda? bahwa tato "ular" di lengan kiri Tai Tzu-ying adalah zodiak ayahnya, dan empat huruf mandarin "percaya pada diri sendiri" yang ditulis sendiri oleh ayahnya!
Gaya permainan Tai Tzu-ying yang paling mengesankan adalah berbagai gerakan tipuan di lapanga. Dia sering mengecoh lawan mainnya dengan berlari ke arah yang salah, atau langsung terdiam di tempat tanpa mampu menyelamatkan bola.
Sebenarnya, awal ketika Tai Tzu-ying mulai mendapat latihan formal bulu tangkis, banyak pelatih yang mencoba membenahi gerakannya yang tidak formal ini, namun Tai Tzu-ying bersikeras dengan cara permainannya sendiri. Dia tidak sependapat bahwa setiap pemain harus mengikuti pola yang telah ditetapkan, yang membuatnya dijuluki "Ahlinya Tipuan" dan "Pesulap Lapangan".
Karier turnamen Tai Tzu-ying tidak selalu berjalan mulus, dia juga pernah mengalami frustrasi dan menyalahkan diri sendiri karena mengalami kekalahan. Namun Tai Tzu-ying percaya bahwa setiap kekalahan akan menjadi bekal untuk kemenangan di masa depan. Dia mengasah kemampuannya dengan terus-menerus meninjau tayangan ulang permainan serta mengintrospeksi kesalahan.
Bagi Tai Tzu-ying, musuh terbesar bukanlah lawan main yang di sisi lain gawang, melainkan dirinya sendiri. Tidak peduli berapa banyak kegagalan dan frustasi, Tai Tzu-ying selalu memompa semangat dengan motto "percaya pada diri sendiri." Tahukah Anda? bahwa tato "ular" di lengan kiri Tai Tzu-ying adalah zodiak ayahnya, dan empat huruf mandarin "percaya pada diri sendiri" yang ditulis sendiri oleh ayahnya!
Lihat Juga :