Liga 1 hanya Berpusat di Pulau Jawa, Pelatih Persib Sebut Tidak Adil
Rabu, 26 Mei 2021 - 08:30 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts ikut menanggapi terkait potensi Liga 1 2021 yang penyelenggaraannya hanya akan dipusatkan di pulau Jawa. Foto: persib.co.id
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts ikut menanggapi terkait potensi Liga 1 2021 yang penyelenggaraannya hanya akan dipusatkan di pulau Jawa. Menurutnya, jika benar terjadi maka akan sangat tidak adil.
Baca Juga: Preview Villarreal vs Manchester United: Rintangan Ole!
Kabarnya perhelatan Liga 1 2021 akan meniru Piala Menpora yang hanya berpusat di pulau Jawa. Wacana itu muncul karena beberapa faktor, mulai dari infrastruktur hingga transportasi. Belum lagi masalah keaamanan karena pandemi virus Corona masih terjadi di Indonesia.
Ini mendapat tanggapan dari Robert. "Itu baru sebatas rumor dan saya tidak mau berspekulasi. Kita lihat bagaimana kabar resminya," jelas pelatih asal Belanda itu, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Tapi, sekiranya itu benar dijalankan, dia menyebut akan terjadi ketidakadilan. Bukan bagi Persib, melainkan terhadap tim dari luar Jawa. Sebab, mereka tidak bisa merasakan bermain di kandangnya sendiri.
"Opini saya soal itu tentu tidak adil bagi sebagian tim dari luar Jawa. Perjalanan sudah kembali normal lagi sejak vaksin (Covid-19) sudah dilakukan. Jadi, saya tidak bisa melihat alasan kenapa kami (ada tim) yang tidak bisa bermain di kandang," jelasnya.
Baca Juga: Preview Villarreal vs Manchester United: Rintangan Ole!
Kabarnya perhelatan Liga 1 2021 akan meniru Piala Menpora yang hanya berpusat di pulau Jawa. Wacana itu muncul karena beberapa faktor, mulai dari infrastruktur hingga transportasi. Belum lagi masalah keaamanan karena pandemi virus Corona masih terjadi di Indonesia.
Ini mendapat tanggapan dari Robert. "Itu baru sebatas rumor dan saya tidak mau berspekulasi. Kita lihat bagaimana kabar resminya," jelas pelatih asal Belanda itu, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Tapi, sekiranya itu benar dijalankan, dia menyebut akan terjadi ketidakadilan. Bukan bagi Persib, melainkan terhadap tim dari luar Jawa. Sebab, mereka tidak bisa merasakan bermain di kandangnya sendiri.
"Opini saya soal itu tentu tidak adil bagi sebagian tim dari luar Jawa. Perjalanan sudah kembali normal lagi sejak vaksin (Covid-19) sudah dilakukan. Jadi, saya tidak bisa melihat alasan kenapa kami (ada tim) yang tidak bisa bermain di kandang," jelasnya.
Lihat Juga :