Duka atas Meninggalnya Pembalap Moto3, Bagnaia: Harusnya MotoGP Dihentikan
Senin, 31 Mei 2021 - 06:30 WIB
Pecco -sapaan akrab Bagnaia- mengaku sempat menyatakan kepada pihak di timnya bahwa dia tak mau menjalani balapan. Tetapi, semua keinginannya tak bisa dilakukan. Dia pun tetap harus turut ambil bagian.
Baca juga: Quartararo Rusak Pesta Pembalap Tuan Rumah di MotoGP Italia 2021
Tetapi, Bagnaia mengaku tak bisa menepiskan rasa sedihnya hingga air mata turut menetes saat melakukan one minute silence untuk mendiang Dupasquier sebelum balapan digelar. Perasaan ini membuatnya sulit berkonsentrasi hingga pil pahit pun harus ditelan di MotoGP Italia 2021.
Bagnaia terjatuh di lap pertama hingga tak bisa melanjutkan balapan sampai garis finis. Baginya, balapan tersebut jadi salah satu hari terburuk dalam hidupnya.
“Saya tidak ingin berbicara tentang balapan, dalam hal apa pun, finis pertama atau terakhir. Tidak ada yang berubah. Yang tidak dapat saya terima adalah kami berlomba. Saya pikir kami seharusnya tidak melakukannya,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (31/5/2021).
Baca juga: Quartararo Rusak Pesta Pembalap Tuan Rumah di MotoGP Italia 2021
Tetapi, Bagnaia mengaku tak bisa menepiskan rasa sedihnya hingga air mata turut menetes saat melakukan one minute silence untuk mendiang Dupasquier sebelum balapan digelar. Perasaan ini membuatnya sulit berkonsentrasi hingga pil pahit pun harus ditelan di MotoGP Italia 2021.
Bagnaia terjatuh di lap pertama hingga tak bisa melanjutkan balapan sampai garis finis. Baginya, balapan tersebut jadi salah satu hari terburuk dalam hidupnya.
“Saya tidak ingin berbicara tentang balapan, dalam hal apa pun, finis pertama atau terakhir. Tidak ada yang berubah. Yang tidak dapat saya terima adalah kami berlomba. Saya pikir kami seharusnya tidak melakukannya,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (31/5/2021).
Lihat Juga :