Sepucuk Surat untuk Penggemar Lazio, Inzaghi: Saya Seorang Profesional
Kamis, 17 Juni 2021 - 05:03 WIB
Ia pun meneruskan kariernya di dunia sepak bola dengan menjadi pelatih di klub yang sama. Semenjak 2010 hingga 2021, mulai dari Lazio junior sampai level senior ia tukangi.
Bergabung dengan Inter, menurutnya, hanya bentuk profesinonalitasnya. Namun, di lubuk hati paling dalamnya tetap bersemayam nama Lazio.
BACA JUGA: Pavard Akui Sempat Hilang Kesadaran Pasca-benturan di Kepala
“Ini bukan retorika, itu kenyataan. Saya telah menjadi seorang pria dengan kalian semua, menjalani tahun-tahun yang luar biasa. Saya tidak akan pernah melupakan kegembiraan dan air mata. Kemenangan dan kekalahan yang membuatku tidak bisa tidur. Saya akan selalu membawa semua ini bersama saya," tulis surat tersebut dikutip dari laman Football Italia pada Rabu (16/6/2021).
“Itulah mengapa tidak mudah untuk move on. Itu bukan sesuatu yang dapat Anda lakukan dalam satu menit atau seminggu. Butuh waktu untuk memahami dan menguraikan emosi dan perubahan radikal semacam itu," lanjutnya.
“Saya tidak memiliki masalah dalam mengakui bahwa meninggalkan Lazio adalah salah satu pilihan paling rumit dalam karier saya. Saya bahkan tidak punya kekuatan untuk membersihkan loker saya di Formello.
Bergabung dengan Inter, menurutnya, hanya bentuk profesinonalitasnya. Namun, di lubuk hati paling dalamnya tetap bersemayam nama Lazio.
BACA JUGA: Pavard Akui Sempat Hilang Kesadaran Pasca-benturan di Kepala
“Ini bukan retorika, itu kenyataan. Saya telah menjadi seorang pria dengan kalian semua, menjalani tahun-tahun yang luar biasa. Saya tidak akan pernah melupakan kegembiraan dan air mata. Kemenangan dan kekalahan yang membuatku tidak bisa tidur. Saya akan selalu membawa semua ini bersama saya," tulis surat tersebut dikutip dari laman Football Italia pada Rabu (16/6/2021).
“Itulah mengapa tidak mudah untuk move on. Itu bukan sesuatu yang dapat Anda lakukan dalam satu menit atau seminggu. Butuh waktu untuk memahami dan menguraikan emosi dan perubahan radikal semacam itu," lanjutnya.
“Saya tidak memiliki masalah dalam mengakui bahwa meninggalkan Lazio adalah salah satu pilihan paling rumit dalam karier saya. Saya bahkan tidak punya kekuatan untuk membersihkan loker saya di Formello.
Lihat Juga :