Kisah Jadon Sancho Dari Sepak Bola Jalanan Kini Manusia Rp1,4 Triliun
Senin, 05 Juli 2021 - 07:23 WIB
’’Saya berada di sebuah perkebunan. Ada taman di belakang yang kami sebut Blue Park, dan kami dulu hanya pergi ke sana dan selama dua jam bermain mini game, semua orang biasa masuk ke dalamnya,’’cerita Jadon Sancho.
’’Dulu saya punya semua triknya dan saya melakukannya seperti anak laki-laki yang lebih tua.Mereka bermain dengan baik sehingga mereka tidak ingin menyakiti kami para pemain muda. Tapi mereka pikir saya siap bermain dengan mereka.’’
Sayce Holmes-Lewis adalah pelatih komunitas untuk Southwark Council, yang melatih Sancho dalam tim anak-anak paling berbakat di London Selatan dan tumbuh dekat dengan anak berusia 12 tahun itu dan ayahnya, Sean.
Baca Juga: Semifinal Piala Eropa 2020: Pelatih Denmark Tepati Janjinya Kembali Ke Wembley
Keluarga Sancho akan pergi dan menonton Holmes-Lewis bermain untuk Lewisham Borough, dan dia mengenang: ’’Jadon berdarah afro kecil ini, selalu tersenyum. Selalu ada olok-olok antara saya dan dia.’’
’’Dulu saya punya semua triknya dan saya melakukannya seperti anak laki-laki yang lebih tua.Mereka bermain dengan baik sehingga mereka tidak ingin menyakiti kami para pemain muda. Tapi mereka pikir saya siap bermain dengan mereka.’’
Sayce Holmes-Lewis adalah pelatih komunitas untuk Southwark Council, yang melatih Sancho dalam tim anak-anak paling berbakat di London Selatan dan tumbuh dekat dengan anak berusia 12 tahun itu dan ayahnya, Sean.
Baca Juga: Semifinal Piala Eropa 2020: Pelatih Denmark Tepati Janjinya Kembali Ke Wembley
Keluarga Sancho akan pergi dan menonton Holmes-Lewis bermain untuk Lewisham Borough, dan dia mengenang: ’’Jadon berdarah afro kecil ini, selalu tersenyum. Selalu ada olok-olok antara saya dan dia.’’
Lihat Juga :