Alvaro Morata, Awal Dipuja tapi Endingnya Bikin Penggemar Meronta
Rabu, 07 Juli 2021 - 06:08 WIB
Pada pertandingan semifinal ini Timnas Italia lebih dulu unggul lewat gol yang dicetak Federico Chiesa pada menit 60. Tapi 10 menit sebelum pertandingan di waktu normal usai, pemain pengganti mencetak gol penyeimbang dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
BACA JUGA: Hadapi Denmark, Timnas Inggris Ingin Akhiri Kutukan di Semifinal
Pemain pengganti yang dimaksud tersebut adalah Morata . Luis Enrique mungkin punya alasan mengapa dirinya mencadangkan pemain berusia 28 tahun tersebut.
Padahal Morata dianggap mampu memiliki koneksi pada permainan Spanyol mengingat ia paham betul gaya permainan Italia. Tetapi Enrique lebih mengandalkan dinamika Dani Olmo, Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal yang menyebabkan masalah bagi pasangan bek tengah Italia yang sudah tua.
Namun sejumlah peluang yang tercipta membuat Enrique merasa frustrasi dan ia akhirnya menurunkan Morata. Keputusan tersebut dianggap tepat sebab penyerang tim Matador itu mampu mencetak gol penyeimbang.
BACA JUGA: Hadapi Denmark, Timnas Inggris Ingin Akhiri Kutukan di Semifinal
Pemain pengganti yang dimaksud tersebut adalah Morata . Luis Enrique mungkin punya alasan mengapa dirinya mencadangkan pemain berusia 28 tahun tersebut.
Padahal Morata dianggap mampu memiliki koneksi pada permainan Spanyol mengingat ia paham betul gaya permainan Italia. Tetapi Enrique lebih mengandalkan dinamika Dani Olmo, Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal yang menyebabkan masalah bagi pasangan bek tengah Italia yang sudah tua.
Namun sejumlah peluang yang tercipta membuat Enrique merasa frustrasi dan ia akhirnya menurunkan Morata. Keputusan tersebut dianggap tepat sebab penyerang tim Matador itu mampu mencetak gol penyeimbang.
Lihat Juga :