Panpel Kecewa, Komposer di Acara Pembukaan Olimpiade 2020 Mengundurkan Diri
Selasa, 20 Juli 2021 - 13:03 WIB
Laporan pelecehan teman sekelasnya di masa lalu, termasuk mereka yang cacat, muncul secara online baru-baru ini dan memicu reaksi di media sosial ditambah tuntutan pengunduran dirinya. Dalam sebuah Atsuko Kubo, kepala asosiasi keluarga penyandang cacat mental, memprotes keras tindakan Oyamada di masa lalu dan mengatakan tindakan itu mengganggu dia telah menargetkan orang cacat, yang cenderung tidak melawan.
BACA JUGA: Janjikan Bonus Besar, Crazy Rich Malang Ingin Atlet Indonesia Raih Medali di Olimpiade Tokyo 2020
Sialnya, Oyamada masih membual tentang hal tersebut bertahun-tahun kemudian. Sementara itu panpel Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan pihaknya sudah sebisa mungkin menahan Oyamada untuk bertahan.
Namun Oyamada tetap pada keputusannya untuk mengundurkan diri. "Benar-benar tidak dapat diterima. Dengan waktu singkat (mengundurkan) yang tersisa sebelum upacara pembukaan, adalah salah. Kami menyampaikan permintaan maaf kami yang terdalam atas pelanggaran dan kebingungan yang terjadi pada begitu banyak orang selama ini,” ujar panpel.
BACA JUGA: Janjikan Bonus Besar, Crazy Rich Malang Ingin Atlet Indonesia Raih Medali di Olimpiade Tokyo 2020
Sialnya, Oyamada masih membual tentang hal tersebut bertahun-tahun kemudian. Sementara itu panpel Olimpiade Tokyo 2020 menyatakan pihaknya sudah sebisa mungkin menahan Oyamada untuk bertahan.
Namun Oyamada tetap pada keputusannya untuk mengundurkan diri. "Benar-benar tidak dapat diterima. Dengan waktu singkat (mengundurkan) yang tersisa sebelum upacara pembukaan, adalah salah. Kami menyampaikan permintaan maaf kami yang terdalam atas pelanggaran dan kebingungan yang terjadi pada begitu banyak orang selama ini,” ujar panpel.
(yov)
Lihat Juga :