Menpora Berharap Cabor Bulu Tangkis Perbaki Peringkat Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:01 WIB
"Oleh karena itu maka yang kita jadikan ukuran adalah peringkat prestasi kita di olimpiade," tambahnya.
Perbaikan peringkat dari olimpiade ke olimpiade itu sendiri telah tertuang didalam Desain Besar Olahraga Nasional. "Semua cabor yang sudah lolos kualifikasi itu kita harapkan bisa berkontribusi terhadap perbaikan peringkat. Di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu itu peringkat Indonesia nomor 46. Ini yang harus kita perbaiki," tegas Menpora Amali.
"Dari hitung-hitugan pimpinan kontingen, Pak Rosan Roeslani sudah ada beberapa cabor misalnya, bulu tangkis Insya Allah kita pasti harapkan untuk maksimal sehingga menjadi kontributor untuk perbaikan peringkat Indonesia di level dunia, kemudian ada angkat besi, ada panahan dan cabang-cabang yang lainnya," lanjutnya.
BACA JUGA: Olimpiade Tokyo 2020: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Awali Fase Grup dengan Kemenangan
Menurut Menpora, terkadang cabor yang tidak terlalu di diharapkan justru mampu membuat kejutan dengan menorehkan prestasi untuk Indonesia. "Kita tidak tahu situasi disaat pertandingan, terkadang ada yang kita unggulkan kemudian hasilnya tidak sesuai, tetapi ada yang tidak diunggulkan bisa lebih dari dari harapan. Atletik misalnya kita punya Lalu Zohri tentu ada harapan disitu," ujarnya.
Perbaikan peringkat dari olimpiade ke olimpiade itu sendiri telah tertuang didalam Desain Besar Olahraga Nasional. "Semua cabor yang sudah lolos kualifikasi itu kita harapkan bisa berkontribusi terhadap perbaikan peringkat. Di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu itu peringkat Indonesia nomor 46. Ini yang harus kita perbaiki," tegas Menpora Amali.
"Dari hitung-hitugan pimpinan kontingen, Pak Rosan Roeslani sudah ada beberapa cabor misalnya, bulu tangkis Insya Allah kita pasti harapkan untuk maksimal sehingga menjadi kontributor untuk perbaikan peringkat Indonesia di level dunia, kemudian ada angkat besi, ada panahan dan cabang-cabang yang lainnya," lanjutnya.
BACA JUGA: Olimpiade Tokyo 2020: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Awali Fase Grup dengan Kemenangan
Menurut Menpora, terkadang cabor yang tidak terlalu di diharapkan justru mampu membuat kejutan dengan menorehkan prestasi untuk Indonesia. "Kita tidak tahu situasi disaat pertandingan, terkadang ada yang kita unggulkan kemudian hasilnya tidak sesuai, tetapi ada yang tidak diunggulkan bisa lebih dari dari harapan. Atletik misalnya kita punya Lalu Zohri tentu ada harapan disitu," ujarnya.
Lihat Juga :