Bekuk Pacquiao, Yordenis Ugas Tantang Spence Duel Unifikasi Gelar
Minggu, 22 Agustus 2021 - 14:33 WIB
Yordenis Ugas secara mengejutkan tampil luar biasa saat mengalahkan Pacquiao, juara delapan divisi, dengan kemenangan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde. Ugas yang tidak difavoritkan menang mampu menunjukkan disiplin sambil secara konsisten dengan mendaratkan jab dan melawan melawan kidal yang cepat.
Baca Juga: Manny Pacquiao Gagal Rebut Kembali Sabuk Juara Kelas Welter WBA
Ugas mampu memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauan untuk menyulitkan Pacquiao yang kesulitan mendaratkan pukulan bersih selama pertarungan pertamanya dalam lebih dari dua tahun. Ketiga juri memebrikan kemenangan angka untuk Ugas. Dave Moretti memberikan 116-112, Patricia Morse Jarman (115-113) dan Steve Weisfeld (116-112).
Ugas, yang membelot dari Kuba setelah memenangkan medali perunggu di Olimpiade Musim Panas 2008, kini menuai rekor ring 27-4 (12 KO). Petinju plontos yang berusia 35 tahun itu, melegitimasi dirinya sebagai juara Kelas Welter WBA sejati. Dia mempertahankan gelar "super" yang dicopot dari Pacquiao akhir Januari. Orang Miami ini memenangkan 12 dari 13 pertarungan terakhirnya sejak menderita kekalahan poin berturut-turut pada tahun 2014.
Baca Juga: Manny Pacquiao Gagal Rebut Kembali Sabuk Juara Kelas Welter WBA
Ugas mampu memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauan untuk menyulitkan Pacquiao yang kesulitan mendaratkan pukulan bersih selama pertarungan pertamanya dalam lebih dari dua tahun. Ketiga juri memebrikan kemenangan angka untuk Ugas. Dave Moretti memberikan 116-112, Patricia Morse Jarman (115-113) dan Steve Weisfeld (116-112).
Ugas, yang membelot dari Kuba setelah memenangkan medali perunggu di Olimpiade Musim Panas 2008, kini menuai rekor ring 27-4 (12 KO). Petinju plontos yang berusia 35 tahun itu, melegitimasi dirinya sebagai juara Kelas Welter WBA sejati. Dia mempertahankan gelar "super" yang dicopot dari Pacquiao akhir Januari. Orang Miami ini memenangkan 12 dari 13 pertarungan terakhirnya sejak menderita kekalahan poin berturut-turut pada tahun 2014.
(aww)
Lihat Juga :