Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal

Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:01 WIB
“Apakah Anda membenci atau mengagumi David Luiz, yang pasti kehilangan bek asal Brasil itu setelah kontraknya setahun, merupakan tanda buruknya manajemen keuangan Arsenal,” tulis Tribuna dalam laporannya, dikutip Sabtu (30/5/2020).

Pada bulan Maret 2020, sebelum virus corona menghantam dunia sepak bola Inggris, Arsenal seharusnya sudah membahas perpanjangan kontrak David Luiz. Tapi langkah itu terlambat diambil, ketika kontrak sang pemain di ujung tanduk, klub sudah terlanjur pusing dengan urusan pandemi.

David Luiz dipercaya cuma puncak dari fenomena gunung es -kegagalan Arsenal mengelola keuangan. Ketidak-mampuan klub dalam menyetujui kontrak baru dengan Pierre-Emerick Aubameyang juga menggambarkan krisis besar yang terjadi di tubuh Meriam London.

Pada bulan Februari 2020, sebelum pandemi virus corona menghantam aktivitas sepak bola Eropa, SINDOnews telah merinci kontrak enam pemain Arsenal yang bermasalah. (Baca juga: Enam Pemain Arsenal Terjebak di Ujung Kontrak )
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!