Erislandy Lara Lepas Sabuk Juara WBA Menengah Junior Demi Gelar Murata
Kamis, 02 September 2021 - 09:31 WIB
Erislandy Lara Lepas Sabuk Juara WBA Menengah Junior Demi Gelar Murata/Boxing Scene
Erislandy Lara melepas sabuk juara WBA tinju Kelas Menengah Junior demi mengejar gelar Ryota Murata menurut sumber Boxingscene.com. Keputusan itu diambil ketika petinju Kuba itu memberi tahu Komite Kejuaraan WBA melalui email tentang keputusannya untuk tetap di Kelas Menengah.
Petinju kidal berusia 38 tahun yang berasal dari Guantanamo, Kuba—yang sekarang tinggal dan berlatih di Las Vegas—mengklaim gelar Kelas Menengah ''Dunia'' WBA setelah menang KO ronde pertama atas Thomas ‘Cornflake’ Lamanna Mei lalu. Pada saat itu, banyak yang percaya bahwa ia mengambil pertarungan hanya untuk kesempatan untuk menyatakan status gelar dalam dua divisi berat terpisah sebelum turun kembali ke Kelas Menengah Junior yang menjadi kelas favoritnya sepanjang 13 tahun karier pro.
Baca Juga: Belum 48 Jam Pensiun, eh, Jake Paul Comeback Lagi Ke Ring Tinju!
Kemewahan mempertahankan dua gelar hingga pertarungan berikutnya tidak lagi diberikan setelah WBA memulai proses berkelanjutannya untuk mengurangi jumlah daftar titel yang diakui, khususnya pada bobot di mana lebih dari satu pemegang gelar WBA.
Lara yang memiliki rekor ring 28-3-3 (16KO) dan timnya didekati oleh WBA untuk memutuskan gelar mana yang akan dia pertahankan, dengan tenggat waktu hari Selasa untuk menginformasikan langkah selanjutnya. Perwakilan dari WBA dan tim Lara tidak dalam posisi untuk mengomentari masalah ini karena masih dalam proses.
Dengan keputusan untuk tetap berada di Kelas Menengah, tim Lara juga meminta badan pemberi sanksi memerintahkan pertarungan konsolidasi gelar antara Lara dan petinju Jepang Ryota Murata (16-2, 13KO), yang memegang gelar Kelas Menengah ''Super'' WBA. Murata tidak bertarung sejak Desember 2019, dengan upaya dua pertahanan gelar sukarela yang terpisah digagalkan karena pandemi dan alasan eksternal lainnya.
Petinju kidal berusia 38 tahun yang berasal dari Guantanamo, Kuba—yang sekarang tinggal dan berlatih di Las Vegas—mengklaim gelar Kelas Menengah ''Dunia'' WBA setelah menang KO ronde pertama atas Thomas ‘Cornflake’ Lamanna Mei lalu. Pada saat itu, banyak yang percaya bahwa ia mengambil pertarungan hanya untuk kesempatan untuk menyatakan status gelar dalam dua divisi berat terpisah sebelum turun kembali ke Kelas Menengah Junior yang menjadi kelas favoritnya sepanjang 13 tahun karier pro.
Baca Juga: Belum 48 Jam Pensiun, eh, Jake Paul Comeback Lagi Ke Ring Tinju!
Kemewahan mempertahankan dua gelar hingga pertarungan berikutnya tidak lagi diberikan setelah WBA memulai proses berkelanjutannya untuk mengurangi jumlah daftar titel yang diakui, khususnya pada bobot di mana lebih dari satu pemegang gelar WBA.
Lara yang memiliki rekor ring 28-3-3 (16KO) dan timnya didekati oleh WBA untuk memutuskan gelar mana yang akan dia pertahankan, dengan tenggat waktu hari Selasa untuk menginformasikan langkah selanjutnya. Perwakilan dari WBA dan tim Lara tidak dalam posisi untuk mengomentari masalah ini karena masih dalam proses.
Dengan keputusan untuk tetap berada di Kelas Menengah, tim Lara juga meminta badan pemberi sanksi memerintahkan pertarungan konsolidasi gelar antara Lara dan petinju Jepang Ryota Murata (16-2, 13KO), yang memegang gelar Kelas Menengah ''Super'' WBA. Murata tidak bertarung sejak Desember 2019, dengan upaya dua pertahanan gelar sukarela yang terpisah digagalkan karena pandemi dan alasan eksternal lainnya.
Lihat Juga :