Dukung Indonesia sebagai Tuan Rumah FIBA Cup Asia 2021, Pemerintah Cairkan Dana Rp34,4 Miliar
Sabtu, 25 September 2021 - 13:42 WIB
"Dengan ditandatanganinya MoU ini, kita telah bersepakat menjalin kerja sama saling menguntungkan sebagai bentuk usaha mendukung kemajuan industri olahraga Indonesia, khususnya bola basket," kata Plt Direktur LPDUK, Firtian Judiswandarta dalam keterangan pers yang diterima MNC Portal Indonesia, Sabtu (25/9/2021).
Pencairan anggaran ini menindaklanjuti arahan Menpora merujuk pada hasil Ratas Kabinet 2 Juni 2021 serta Instruksi Presiden tentang FIBA Asia Cup 2021. Karena menggunakan anggaran pemerintah dan penetapan peraturan perundang-undangan (Perpres), pendapatan komersil FIBA Asia Cup 2021 termasuk PNBP (Penerimaam Negara Bukan Pajak) yang pengelolaannya harus lewat LPDUK dan dapat digunakan lagi oleh Panitia/PP Perbasi untuk kepentingan penyelenggaraan event.
MoU ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses persiapan menghadapi FIBA Asia Cup 2021, meski tidak eksplisit menyebutkannya karena MoU masih bersifat general. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga menjadi dasar kerjasama untuk Piala Dunia Bola Basket 2023 (FIBA World Cup 2023) dimana Indonesia juga akan menjadi tuan rumah.
BACA JUGA: Live Streaming RCTI+, Jadwal Pertandingan Sepak Bola Akhir Pekan
Kedua belah pihak sepakat menjadikan MoU ini sebagai dasar untuk membuat perjanjian kerja sama yang rinciannya akan disepakati kemudian. MoU ini berlaku selama tiga tahun hingga 2024, dapat diadendum atau diperpanjang.
Pencairan anggaran ini menindaklanjuti arahan Menpora merujuk pada hasil Ratas Kabinet 2 Juni 2021 serta Instruksi Presiden tentang FIBA Asia Cup 2021. Karena menggunakan anggaran pemerintah dan penetapan peraturan perundang-undangan (Perpres), pendapatan komersil FIBA Asia Cup 2021 termasuk PNBP (Penerimaam Negara Bukan Pajak) yang pengelolaannya harus lewat LPDUK dan dapat digunakan lagi oleh Panitia/PP Perbasi untuk kepentingan penyelenggaraan event.
MoU ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses persiapan menghadapi FIBA Asia Cup 2021, meski tidak eksplisit menyebutkannya karena MoU masih bersifat general. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga menjadi dasar kerjasama untuk Piala Dunia Bola Basket 2023 (FIBA World Cup 2023) dimana Indonesia juga akan menjadi tuan rumah.
BACA JUGA: Live Streaming RCTI+, Jadwal Pertandingan Sepak Bola Akhir Pekan
Kedua belah pihak sepakat menjadikan MoU ini sebagai dasar untuk membuat perjanjian kerja sama yang rinciannya akan disepakati kemudian. MoU ini berlaku selama tiga tahun hingga 2024, dapat diadendum atau diperpanjang.
Lihat Juga :