Jadi Inspirasi Pembalap Indonesia, Mario Aji Jalani Debut di Moto3
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 23:58 WIB
Mario merupakan jebolan Astra Honda Racing School pada 2016. Performa menjanjikan yang selalu ditampilkan oleh pemuda kelahiran Madiun ini, membuka jalan bagi dirinya dalam menapaki jenjang balap yang disusun oleh PT Astra Honda Motor (AHM).
Dimulai dengan mengikuti ajang Thailand Talent Cup pada tahun 2017, Mario pun mampu menunjukan aksi gemilang. Hal ini membuatnya menjadi bagian pebalap AHRT yang turun di ajang Asia talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) di kelas AP250 pada tahun 2018. Di ajang balap ATC, Mario mampu mengisi posisi 5 besar dan pada ajang ARRC AP250, Mario dapat menembus posisi enam besar.
Kemampuan balap Mario pun terus berkembang. Pada 2019, ia didapuk oleh AHRT untuk turun di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship. Saat ini, perjalanan Mario Aji di FIM CEV pun telah memasuki tahun ketiga. Penampilan yang semakin impresif ditunjukkan oleh rider berusia 17 tahun ini. Finish di posisi keempat pada seri Estoril dan mengisi pole position di seri Catalunya merupakan raihan terbaik Mario di musim ini. Kini Mario memiliki kesempatan jalani debut di Grand Prix, bersaing di kejuaran dunia Moto3, bersamaan dengan idolanya Marc Marquez yang bertarung di kelas puncak MotoGP.
GM Marketing and Planning Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan kesempatan yang didapatkan Mario untuk bersaing di Sirkuit Misano dan Algarve pada ajang Grand Prix merupakan perwujudan target pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dalam mengantar pembalapnya bersaing hingga ajang balap level dunia. Tentunya keberhasilan Mario tampil di Moto3 bisa dijadikan sebagai inspirasi pembalap Indonesia.
BACA JUGA: Dovizioso Puji Quartararo: Dia Lakukan Hal Gila di Austin!
Dimulai dengan mengikuti ajang Thailand Talent Cup pada tahun 2017, Mario pun mampu menunjukan aksi gemilang. Hal ini membuatnya menjadi bagian pebalap AHRT yang turun di ajang Asia talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) di kelas AP250 pada tahun 2018. Di ajang balap ATC, Mario mampu mengisi posisi 5 besar dan pada ajang ARRC AP250, Mario dapat menembus posisi enam besar.
Kemampuan balap Mario pun terus berkembang. Pada 2019, ia didapuk oleh AHRT untuk turun di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship. Saat ini, perjalanan Mario Aji di FIM CEV pun telah memasuki tahun ketiga. Penampilan yang semakin impresif ditunjukkan oleh rider berusia 17 tahun ini. Finish di posisi keempat pada seri Estoril dan mengisi pole position di seri Catalunya merupakan raihan terbaik Mario di musim ini. Kini Mario memiliki kesempatan jalani debut di Grand Prix, bersaing di kejuaran dunia Moto3, bersamaan dengan idolanya Marc Marquez yang bertarung di kelas puncak MotoGP.
GM Marketing and Planning Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan kesempatan yang didapatkan Mario untuk bersaing di Sirkuit Misano dan Algarve pada ajang Grand Prix merupakan perwujudan target pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dalam mengantar pembalapnya bersaing hingga ajang balap level dunia. Tentunya keberhasilan Mario tampil di Moto3 bisa dijadikan sebagai inspirasi pembalap Indonesia.
BACA JUGA: Dovizioso Puji Quartararo: Dia Lakukan Hal Gila di Austin!
Lihat Juga :