Peng Shuai Mengaku Pernah Dipaksa Berhubungan Intim oleh Mantan Wakil Perdana Menteri China

Jum'at, 05 November 2021 - 00:30 WIB
Menurut tangkapan layar akun Weibo-nya yang terverifikasi pada Selasa (2/11/2021) malam waktu setempat, Peng mengatakan bahwa Zhang, yang menjadi anggota Politburo Standing Committee - badan pembuat keputusan utama China - memaksanya melakukan hubungan seks. Mereka kemudian memiliki hubungan suka sama suka walau kerap putus-nyambung.

Postingan Peng dihapus sekitar setengah jam setelah dipublikasikan. Tapi, pencarian nama Peng di internet yang dikontrol ketat China melonjak setelah postingan tersebut. Tangkapan layar dibagikan di antara grup WeChat pribadi dan melalui iMessage.

Menurut laporan CNN masih belum bisa memverifikasi keaslian postingan yang lebih dari 1.600 kata itu. Juga telah menghubungi Peng untuk memberikan komentar, serta Kantor Informasi Dewan Negara China, yang menangani pertanyaan pers untuk pemerintah pusat.

Dalam postingan yang berbunyi sebagai surat terbuka untuk Zhang, Peng menuduh hubungan selama periode intermiten yang berlangsung setidaknya 10 tahun. Peng mengatakan dia membuka hatinya untuk Zhang, yang sekarang berusia 75 tahun.

"Mengapa Anda harus kembali kepada saya, membawa saya ke rumah Anda untuk memaksa saya berhubungan seks dengan Anda? Ya, saya tidak punya bukti, dan tidak mungkin memiliki bukti," tulis Peng.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!