Sama-sama Bela Timnas, Ini 5 Perbedaan Pemain Keturunan dan Naturalisasi
Senin, 15 November 2021 - 15:01 WIB
Yang dimaksud orang asing di sini adalah orang yang bukan warga negara Republik Indonesia. Artinya, orang tersebut mengajukan diri kepada negara untuk memperoleh status kewarganegaraan baru.
Sementara itu, pemain keturunan adalah pemain yang orang tuanya memiliki darah Indoensia yang menetap serta berkarier di luar negeri. Ada pemain keturunan yang sempat merasakan membela tim nasional lain di tingkat umur tertentu, namun mayoritas tidak.
Beda Pemain Keturunan dan Naturalisasi
1. Pemain keturunan adalah pemain yang memiliki hubungan leluhur dengan negara yang ingin dia bela. Di Indonesia, contoh pemain keturunan adalah Irfan Bachdim . Kakek Irfan Bachdim, Ali Bachdim, adalah mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.
2. Pemain naturalisasi adalah pemain yang menjalani proses perubahan status kewarganegaraan dari warga negara asing menjadi warga negara Indonesia. Contoh pemain naturalisasi adalah Cristian Gonzales yang lahir dan besar di Uruguay tetapi kemudian pindah kewarganegaraan menjadi WNI.
Sementara itu, pemain keturunan adalah pemain yang orang tuanya memiliki darah Indoensia yang menetap serta berkarier di luar negeri. Ada pemain keturunan yang sempat merasakan membela tim nasional lain di tingkat umur tertentu, namun mayoritas tidak.
Beda Pemain Keturunan dan Naturalisasi
1. Pemain keturunan adalah pemain yang memiliki hubungan leluhur dengan negara yang ingin dia bela. Di Indonesia, contoh pemain keturunan adalah Irfan Bachdim . Kakek Irfan Bachdim, Ali Bachdim, adalah mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.
2. Pemain naturalisasi adalah pemain yang menjalani proses perubahan status kewarganegaraan dari warga negara asing menjadi warga negara Indonesia. Contoh pemain naturalisasi adalah Cristian Gonzales yang lahir dan besar di Uruguay tetapi kemudian pindah kewarganegaraan menjadi WNI.
Lihat Juga :